Home / Headline / Sekolah Dilarang Jual Buku ke Siswa

Sekolah Dilarang Jual Buku ke Siswa

Palembang, BP
IMG-20150916-02613Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan Widodo memastikan kalau pihaknya melarang keras kepala sekolah termasuk guru-gurunya untuk menjualkan buku pelajaran kepada siswanya sendiri.
“Guru sekolah tidak boleh jual buku tapi merekomendasikan buku pelajaran boleh asal dikembalikan kepada orangtua siswa, intinya tidak boleh ada anak tidak sekolah oleh karena kebijakan sekolah menjual buku atau ada pungutan, kalau ada anak tidak sekolah gara-gara tidak bisa membeli buku atau ada pungutan maka sekolah itu salah,” katanya ketika ditemui di DPRD Sumsel, Rabu (16/9).
Apalagi menjualkan buku secara paksa dengan memberikan buku tersebut ke anak-anak siswa itu dilarang.
“Tapi kalau guru menawarkan buku dan dipersilakan anak-anak membelinya namun lebih baik lagi sekolah menggunakan buka cetak yang sudah kita siapkan, kan materinya saja hanya kulitnya saja berbeda,” katanya.
Terhadap siswa tidak mampu maka sekolah bisa menggunakan buku pelajaran yang disediakan oleh pihak Disdik Sumsel secara gratis.
“Anak yang mampu silahkan beli sendiri bukunya, ini tujuannya agar jangan sampai anak tidak masuk sekolah karena tidak mampu beli buku,” katanya.
Jika masyarakat menemukan sekolah atau guru melakukan aksi jual buku di sekolah dipersilahkan lapor Disdik setempat.
“Saya akan turun satu dua hari ini kesekolah-sekolah menindaklanjuti laporan yang ada, untuk mengecek akan pungutan-pungutan, saya akan cek, ada sekolah-sekolah yang akan cek sekolah-sekolah itu dalam waktu dekat,” katanya.
Menurutnya, materi buku bisa di dapatkan di mana saja termasuk di internet.
Hal senada dikemukakan Ketua Komisi V DPRD Sumsel Fahlevi Maizano juga melarang sekolah dan guru menjual buku kepada siswanya.
“Kan sudah ada buku dari Disdik, atau buku pegangan, silahkan membeli buku tapi jangan paksa siswa apalagi yang tidak mampu beli buku,” katanya.
Kalau ada sekolah yang menjual buku dan mengambil keuntungan dari menjual buku tersebut dinilainya bukan sekolah yang baik.
“Kalau ada pengaduan masyarakat kita tindaklanjuti selain itu Disdik selaku pengawas di sekolah-sekolah wajib untuk melakukan peninjauan ke sekolah -sekolah yang dilaporkan tersebut,” katanya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Reuni Akbar SMP Negeri 38 Palembang Dihadiri Ratusan Alumnus

Palembang, BP Masih dalam suasana lebaran idul Fitri , keluarga besar alumni SMP Negeri 38 Palembang mengadakan acara reuni akbar ...