Home / Sumsel / Muratara / Rekanan Masih Bingung Dengan Sistem Baru

Rekanan Masih Bingung Dengan Sistem Baru

Muarabeliti, BP

Pemerintah memberi kemudahan kepada rekanan yang ingin mengikuti lelang. Kemudahan itu pengadaan barang dan jasa kini dilakukan secara elektronik disetiap Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD).

Namun, sayangnya masih banyak sejumlah rekanan yang berasal dari wilayah Lubuklinggau, Musirawas, dan Musirawas Utara (Muratara) yang ternyata masih bingung dalam melakukan proses pendaftaran menggunakan sistem pelelangan secara elektronik (SPSE).

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Musirawas Ari Narsa Js mengungkapkan, SPSE bukan merupakan sistem yang akan mempersulit rekanan lokal. Bahkan, sistem ini diakuinya dapat memberikan ruang yang sangat luas kepada rekanan lokal maupun  dari luar daerah untuk mengikuti proses tender pengadaan barang dan jasa agar lebih mudah.

“Namun perlu diingat juga, bahwa transparansi pelelangan ini juga turut meningkatkan persaingan antar rekanan. Jadi, rekanan lokal yang berasal dari Musirawas, Muratara dan Lubuklinggau mesti bisa melengkapi syarat-syarat pelelangan, karena jika ada rekanan dari luar daerah yang memiliki syarat lengkap tetap akan kita masukkan ke proses verifikasi, memang aturannya begitu, kita tidak bisa menolak sekalipun bukan rekanan lokal,” ungkapnya saat menghadiri kegiatan sosialisasi aplikasi sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik (SPSE) versi 4 tahun 2015, Rabu (16/9).

Dijelaskannya, sistem ini sudah mulai berlaku sejak tahun 2015, dirinya pun berharap semua rekanan yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut nantinya mendapatkan pembelajaran, guna mengetahui secara jelas pengaplikasian sistem elektronik tersebut. #wan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Dua Bakades Tak Ikut Pilkades Serentak

Muratara, BP Dua bakal calon kepala desa (bacakades) dipastikan tidak akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa. Ini disebabkan, satu orang ...