Home / Headline / Hujan Masih Belum Turun Hingga November

Hujan Masih Belum Turun Hingga November

Palembang, BP
IMG_5355Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang memprediksi hujan lebat belum akan mengguyur wilayah Sumsel sampai dua bulan kedepan.

Artinya selama September-Oktober, wilayah yang banyak berada titik api di beberapa daerah seperti Ogan iIlir (OI), Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin, dan Muaraenim berpotensi meluas karena susah dipadamkan.

Kepala Seksi Informasi dan Observasi BMKG SMB II Palembang Agus Santosa mengatakan, pada pertengahan Oktober nanti BMKG memprediksi di sebelah barat wilayah Palembang seperti daerah bukti barisan (Empat Lawang, Lubuk Linggau) akan hujan.
Namun wilayah ini sangat sedikit titik api karena merupakan lahan mineral bukan lahan gambut.

Di wilayah yang banyak memiliki lahan gambut masih menunjukan sejumlah titik panas atau hotspot yang yang menandakan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, sebelum kebakaran akibat hotspot ini bermunculan diperlukan tindakan pemadaman secara agresif supaya kebakaran tak terjadi atau meluas.

“Kondisi ini mendesak untuk ditanggulangi
lembaga lintas sektoral, artinya memburu atau membaiknya situasi tergantung seperti apa upaya penanganan. Adanya bantuan helikopter dan 1.068 pasukan TNI pun ini sudah merupakan penanganan luar biasa” jelasnya.

Kondisi asap di langit Sumsel juga kerap kali dipengaruhi oleh arah angin. Karena faktor angin tersebut, kondisi udara di Sumsel kadang membaik atau mala memburuk karena asap. “Anginnya tidak kencang seperti di Lampung, memang kalau uap angin bisa terjadi, tapi kondisi ini kering karena belum hujan,” jelasnya.

Menurut prediksi curah hujan hasil analisis Staklim Kenten, hujan di Sumsel akan terjadi bervariasi. Mulai dari 0-100 milimeter pada bulan September ini. Curah 0 – 20 mm diprediksi melanda Lahat bagian barat, Muba bagian utara, sebagian besar Banyuasin, Palembang bagian barat, Ogan Ilir bagian utara dan timur, Ogan Komering Ilir bagian barat, serta OKU Timur bagian utara dan selatan.

Sementara itu, curah 21 – 50 mm atau terjadinya hujan ringan secara sporadis diprediksi turun di Muba bagian tengah hingga timur, Banyuasin bagian selatan dan timur laut, sebagian kecil Musirawas bagian timur, sebagian besar Lahat, sebagian kecil Empat Lawang bagian timur, sebagian besar Pagaralam, sebagian besar Muaraenim, Prabumulih, sebagian besar Palembang, sebagian besar Ogan Ilir, sebagian besar OKU, sebagian besar OKU Timur, OKU Selatan bagian timur dan sebagian besar Kab. Ogan Komering Ilir.

Serta curah 51 – 100 mm diprediksi di Muba bagian barat, sebagian besar Musirawas, Lubuk Linggau, sebagian besar Empat Lawang, Lahat bagian barat daya, Pagaralam bagian barat, sebagian kecil Muaraenim bagian barat dan barat daya, sebagian kecil OKU bagian barat, OKU Selatan bagian barat dan sebagian kecil Ogan Komering Ilir bagian barat

“Parameter prediksi hujan ini, BMKG memperhatikan interaksi dinamika Atmosfer dan laut. Untuk indikator suhu muka laut, diperhitungkan suhu muka laut sekitar kita, indikator ENSO (kondisi nino dan index so), index DMN, serta bagaimana interaksi kondisi dinamika atmosfernya. Jadi parameter prediksinya ini banyak yang diperhitungkan,” jelas Agus. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

PAN Sumsel Bakal Pidanakan Orang yang Ngaku Kader, Usai Deklarasi Dukungan ke Jokowi

Palembang, BP Pengurus DPW PAN Sumatera Selatan (Sumsel)  angkat bicara terkait adanya segelintir orang mengatasnamakan kader partai mendukung pasangan calon ...