Home / Sumsel / Banyuasin / Gubernur Surati Banyuasin Soal Tunggakan Pajak

Gubernur Surati Banyuasin Soal Tunggakan Pajak

Banyuasin, BP
Pemprov Banyuasin melayangkan surat peringatan ke Pemkab Banyuasin terkait tunggakan pajak alat berat hingga Rp 200 juta.
Marwan Pansuri Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dispenda Provinsi Sumsel di Banyuasin menjelaskan, surat dari Pemprov Sumsel bernomor 970/2483/SAT.POL.PP/2015  merupakan instruksi dari gubernur Alex Noerdin terkait hasil evaluasi Peraturan Daerah (perda) Provinsi sumatera selatan nomor 3 tahun 2011 tentang pajak daerah, 12 Agustus lalu. “Dalam surat tersebut Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meminta sebagai warga negara yang baik harus taat pajak bahkan dan memberikan limit waktu sampai 31 September,” katanya.
Sayangnya tidak ada sanksi tegas bagi wajib pajak yang mangkir pajak. “Pastinya sebagai warga negara yang baik tentu mempunyai bebaan moral jika tidak taat pajak dan seharusnya Pemkab Banyuasin memberikan contoh bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu  Pimpinan BUMN, swasta, dan pemerintahan dalam wilayah hukum Provinsi Sumsel segera melunasi tunggakan pajak alat berat dan segera melaporkan berapa unit alat berat yang mereka gunakan.
“Komponen Pemerintahan atau BUMN dan swasta segera melunasi Tungakan pajak alat berat, sekaligus mereka memberikan laporan ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Dipenda Provinsi Sumsel dalam hal ini di wilayah Banyuasin berapa banyak mereka membeli, memakai, atau menyewa alat berat yang digunakan dalam wilayah Kabupaten Banyuasin,” tegasnya.
Dia melanjutkan, khusus di Banyuasin tungakan pajak alat berat dikabupaten Banyuasin berkisar Rp200 juta itu dihitung secara global. “Ada beberapa alat berat pemkab masih nunggak pajak misalkan alat berat milik Dinas PU Bina Marga,” katanya.
 Dia menambahkan,  hasil pendapatan pajak pada tahun 2014 lalu di Samsat Banyuasin sebesar Rp77 miliar. Dari total tersebut sebesar 30 persen alokai dana pajak itu dikembalikan ke APBD Kabupaten Banyuasin. “Bila banyak yang nunggak pajak, artinya juga merugikan pendapatan daerah Banyuasin dari sektor pajak,” katanya.#mew
x

Jangan Lewatkan

Ingin Jadi Karyawan Ale-ale, 6 Pencaker Ditipu Puluhan Juta

Foto: Mewan Haqulana Banyuasin, BP–Niat hati ingin mendapat gaji bulanan dengan menjadi karyawan PT Alam Perkasa Lestari (APL), produsen minuman ...