Home / Hukum / Bocah Asal Bengkulu Diculik

Bocah Asal Bengkulu Diculik

Lubuklinggau, BP

Dahlan (35), warga Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur I ditangkap Satreskrim Polres Lubuklinggau di terminal Kalimantan, kemarin, Senin (14/9) sekitar pukul 09.30 saat lagi ngamen. Ayah satu anak itu diduga melakukan penculikan terhadap bocah laki-laki yakni AN (12), warga Jalan Panorama, Bengkulu berdasarkan laporan Polda Bengkulu.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Ari Wahyu Widodo melalui Kasatreskrim, AKP Arif Mansyur menjelaskan pihaknya menemukan korban di Jalan Yos Sudarso, simpang lampu merah RCA, Minggu (13/9) sekitar pukul 16.30. “Kita koordinasi dengan Polda Bengkulu, katanya ada kasus dugaan penculikan. Nah kita menemukan korban yang kebingungan disimpang lampu merah nenteng bungkusan baju wara wiri,” ujarnya.

Setelah di bawa serta dimintai keterangan, laporan Polda Bengkulu ke Polres Lubuklinggau memang cocok. Dan keterangan korban dia dapat kabur dari rumah tersangka dengan memanfaatkan tersangka lengah ketika sedang mandi. Lalu anggota Polres Lubuklinggau yang mendapat informasi jika pelakunya warga Lubuklinggau yakni Dahlan, langsung meluncur dan melakukan penangkapan. “Tersangka baru dapat tadi pagi lagi ngamen diterminal Kalimantan,” jelasnya.

Sementara itu korban AN sudah dipulangkan ke kota asalnya yakni Bengkulu dengan didampingi anggota unit Remaja anak dan wanita (Renata) Polres Lubuklinggau bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID).

“Korban sudah dipulangkan hari Minggu kemarin ke orang tuanya kerjasama dengan KPAID Lubuklinggau dan unit Renata,” ujar Arif Mansyur.

Menurutnya, tersangka diduga melakukan aksi penculikan dengan modus mengiming-imingi korban menggunakan uang Rp100 ribu dan akan menjadikan korban untuk menjadi pengamen. “Dia (tersangka) kenal di Bengkulu. Tidak tahu seperti apa persisnya, lantas tersangka dengan modus diiming-imingi uang Rp100 ribu kepada korban untuk ikut,” jelasnya.

Lebih lanjut, keterangan tersangka mengaku jika dia suka dengan anak kecil. Dan malam ini (14/9) akan dibawa dan dijemput anggota Polda Bengkulu untuk diperiksa serta dimintai keterangan.

“Alasannya melakukan penculikan suka dengan anak kecil. Lalu dia melihat anak kecil (korban) di Bengkulu diajak ke Lubuklinggau. Dan sampai di Linggau hanya diletakan dirumah. Pengakuan korban dan tersangka cocok, tidak diapa-apain,” bebernya.

Sedangkan tersangka Dahlan membantah jika dirinya dikatakan melakukan penculikan terhadap korban. “Dia datang ke penginapan aku di Bengkulu diajak kawan aku namanya B. Terus dia (korban) bawa baju mau ikut aku Linggau. Tapi aku katakan supaya tidak usah ikut, soalnya aku ini cuma ngamen,” ujarnya.

Dahlan juga mengaku, kedatangannya ke Bengkulu untuk mengamen dengan temannya yakni B. “Dia ikut ke Linggau, diajak ngamen tidak bisa. Aku tidak maksa dia, tapi dia langsung bawa pakaian. Sudah ku katakan kalau kau mau aku lebih baik pulang saja kerumah. Aku ini cari duit susah. Kalau mau pulang, pulanglah,” pungkasnya.

#Kur

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sesjen MPR: GBHN Memperbaiki Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

Jakarta, BP–Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono menegaskan,  untuk memperbaiki sistem perencanaan pembangunan nasional  keberadaan haluan negara sangat penting. Sebab, ...