Home / Headline / Bandar Togel Diciduk Saat Transaksi

Bandar Togel Diciduk Saat Transaksi

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO BANDAR TOGEL- Aryadi (45) dan Firdaus (35), bandar dan pelanggan judi togel diamankan di Mapolresta Palembang, Senin (14/9).

BP/BELLY CASIO
BANDAR TOGEL- Aryadi (45) dan Firdaus (35), bandar dan pelanggan judi togel diamankan di Mapolresta Palembang, Senin (14/9).

Aktivitas perjudian toto gelap yang didalangi Aryadi (45) warga Jalan KH Azhari, Lorong Kencana nomor 19, RT 07, RW 07, Kelurahan 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, berakhir sudah usai diamankan unit Pidana Umum Satreskrim Polresta Palembang. Atas perbuatannya tersebut, bandar togel ini diringkus ke Mapolresta Palembang, Senin (14/9) siang.

Informasi yang dihimpun, Aryadi tertangkap saat sedang bertransaksi dengan pelanggannya, Firdaus (35) Warga Jalan Suwardoyo, Lorong Kencana, RT 02, RW 06, Kelurahan 7 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang.

“Mereka ditangkap saat sedang memasang togel dikawasan Pasar 10 Ulu Palembang, sekitar pukul 13.00,” kata Kanit Pidum Iptu Robert Sihombing.

Dari tangan pelaku, sambung Robert, diamankan barang bukti satu buah handphone untuk pemasangan togel, kertas rekap dan uang tunai sekitar Rp1 juta.

“Ini merupakan operasi Balak 2015, untuk menjaring para penjudi dan bandarnya. Kita rutin menjaring penyakit masyarakat ini. Dari penangkapan ini, keduanya dijerat dengan Pasal 303 tentang pemberantasan judi ancaman hukuman 3 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara dari pengakuan, Aryadi yang merupakan bandar togel, sejak tujuh tahun terakhir dia melakoni pekerjaan tersebut. Dalam satu hari, setidaknya Rp600 ribu uang dari pemasang togel dia kantungi.

“Nanti uang itu saya setor ke YM di kawasan 10 Ulu. Saya cuma dapat jatah Rp40 ribu,” ujar Aryadi.

Untuk nominal angka pemasang, menurut Aryadi jumlahnya beragam. Bahkan, harinya pun ditetapkan yakni Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu.

“Satu orang paling besar Rp100 ribu yang kena juga jarang,” ucap dia.

Sedangkan Firdaus (35), mengutarakan saat itu dirinya sedang duduk dilokasi penangkapan. Namun, tiba-tiba langsung disergap Polisi.

“Hari ini (kemarin-red) saya tidak masang. Kalau kemarin memang ada saya masang. Setiap masang saya selalu kirim nomor yang dipasang melalui SMS,” pungkasnya.

#bel

x

Jangan Lewatkan

Ketua DPRD Sumsel Baca Puisi Kemanusiaan

Palembang, BP Koalisi Masyarakat Puisi Palembang meluncurkan antologi puisi ‘Luka Kemanusiaan untuk Rohingya’ yang diterbitkan oleh Yayasan Pustaka Indonesia. Peluncuran ...