Home / Headline / Penodong Ditembak Polisi

Penodong Ditembak Polisi

Palembang, BP

BP/RIO ADI PRATAMA DITEMBAK-Joko Priyanto, menahan sakit usai ditembak petugas Polsek IT I, Minggu (13/9).

BP/RIO ADI PRATAMA
DITEMBAK-Joko Priyanto, menahan sakit usai ditembak petugas Polsek IT I, Minggu (13/9).

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pepatah itu pantas dialamatkan kepada tersangka penodongan Joko Priyanto (19). Alih-alih menikmati hasil kejahatannya, pelaku justru dihajar massa hingga babak belur saat melarikan diri. Tidak sampai di situ, Joko juga berhasil dibekuk petugas Polsek Ilir Timur (IT) I Palembang. Bahkan, dia harus merasakan timah panas petugas di bagian kaki kirinya karena berusaha kabur dari kejaran petugas.

Aksi penodongan dengan senjata api (senpi) rakitan dilakukan tersangka warga Jalan Kemang, Lorong Beguyur, RT 39, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang, terhadap korban bernama Lisa Tian (23), di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan IT I Palembang, persis di Bundaran Air Mancur (BAM), Sabtu (12/9), pukul 01.00.

Menurut keterangan tersangka yang sehari-sehari bekerja sebagai buruh bangunan, ia menjalankan aksi tersebut bersama kedua rekannya yang kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Anton dan Edy yang berhasil melarikan diri setelah korban berteriak.

“Kami bertiga, saya bertugas menarik tas korban, sedangkan Anton yang menodongkan senpi itu dan Edy bertugas mengawasi pada malam itu Pak,” ujar tersangka Joko, saat diamankan di Mapolsek IT I Palembang, Minggu (13/9).

Masih dikatakan tersangka Joko, awalnya ia dan kedua rekannya sengaja mendatangi lokasi kejadian untuk mencari mangsanya. Melihat korban tengah melintas bersama teman-temannya Anton langsung mendekati dan menodongkan senpi ke arah korban.

“Korban yang yang ketakutan saat membawa tas itu langsung saya ambil tasnya. Namun, korban berteriak sehingga warga sekitar mendatangi ke sana, kedua teman saya langsung kabur dan saya tertangkap dan dihajar massa di sana,” kata tersangka Joko.

Diakui tersangka Joko, dirinya baru pertama kali menjalankan aksi penodongan tersebut. Hal itu juga dilakukan setelah diajak oleh Anton yang sebelumnya sudah sering melakukan tindak kriminalitas tersebut.

Sementara itu, Kapolsek IT I Palembang AKP Zulkarnain, didampingi Kanit Reskrim Ipda Alkap menjelaskan, tersangka Joko ini berhasil diamankan setelah mendapat laporan dari masyarakat jika di lokasi kejadian telah terjadi aksi penodongan tersebut. Petugas yang mengetahui kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi tersebut.

Dijelaskan Zulkarnain, barang bukti yang diamankan oleh petugas berupa senpi rakitan milik tersangka dan tas sandang warna merah jambu milik korban yang berisi telepon seluler (ponsel) dan uang senilai Rp100 ribu.

“Untuk kedua rekannya kini menjadi DPO oleh petugas dan aksi yang dijalankan tersangka memang sudah direncanakan terlebih dahulu. Akibat ulahnya, tersangka Joko akan dijerat Pasal 365 KUHP,” tutur Zulkarnain.

#rio

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Reuni Akbar SMP Negeri 38 Palembang Dihadiri Ratusan Alumnus

Palembang, BP Masih dalam suasana lebaran idul Fitri , keluarga besar alumni SMP Negeri 38 Palembang mengadakan acara reuni akbar ...