Home / Headline / Gubernur Instruksikan Siaga ISPA 24 Jam

Gubernur Instruksikan Siaga ISPA 24 Jam

$RRSQXRX
Palembang, BP
Gejala kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang belum mereda di Sumatra Selatan berpotensi menambah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bertambah.

Gubernur Sumatra Selatan H Alex Noerdin menerbitkan instruksi kepada kepala daerah, khususnya lima bupati yang merupakan daerah penghasil titik api terbanyak yakni Kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin, serta Muaraenim untuk siaga ISPA.

“Kualitas udara yang masih buruk dikhawatirkan akan terus meningkatkan jumlah penderita yang membahayakan kesehatan,”  tutur Sekretaris Daerah Sumsel H Mukti Sulaiman dalam rapat koordinasi di Posko Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah), Minggu (13/9).

Pemprov meminta aparat kesehatan yang termasuk di dalamnya adalah Dinas Kesehatan Provinsi serta Kabupaten/Kota, rumah sakit, dan puskesmas untuk siaga ISPA. Karena situasi kesehatan udara sudah tak menentu tersebut, puskesmas tak boleh dibiarkan kosong dan harus siaga selama 24 jam.

Menurut Mukti, berdasarkan jam kerja normal puskesmas kurang memungkinkan untuk melayani penderita ISPA secara penyeluruh. Terlebih lagi bagi penderita yang membutuhkan pengobatan dimalam hari.

“Pertolongan pertama penderita ISPA harus mendapatkannya di puskesmas. Jadi mereka diimbau harus melayani sepanjang siang dan mala. Jangan sampai penderita ispa malah terjadi yang tak diinginkan akibat tak mendapat pertolongan cepat,” urainya.

Dengan menambahnya jam kerja puskesmas tersebut, Mukti menerangkan pihaknya juga telah mengantisipasi agar Puskesmas tak mengalami kekurangan tenaga medis. Menurutnya pemprov mengupayakan agar dinas kesehatan daerah setempat segera memetakan berapa jumlah kebutuhan tenaga medis yang dibutuhkan.

“Kita akan tetap optimalkan penyebaran jumlah tenaga medis sekarang ini, selain itu kami juga mengimbau agar dinas kesehatan daerah setempat menggalakkan tindakan preventif seperti sosialisasi pola hidup sehat hingga pemberian bantuan masker kepada masyarakat,” ungkap Mukti.

Terkait upaya pemadaman karhutlah, Komandan Satgas Karhutlah Danrem 044 Gapo Kolonel Infantri Tri Winarno menuturkan, TNI AD pusat telah memperbantukan 1068 personil untuk upaya pemadaman di tiga lokasi. Satu satuan setingkat batalyon (SSY) sejumlah 350 personil dikirimkan ke Bayung Lencir, Kabupaten Muba, dan dua SSY ke Kabupaten OKI.

“Pasukan bekerjasama secara terpadu dengan kepolisian, BPBD, Manggala Agni, dan relawan untuk upaya pemadaman. Alhamdulillah hari ini (kemarin-red)  titik api berkurang menjadi 374 dari hari sebelumnya yang 734,” ujarnya.

Upaya pemadaman terkendala air yang kurang dan serta lahan gambut yang sulit dipadamkan. Pasukan TNI AD fokus patroli jaga mencegah dan menanggulangi secara dini kebakaran yang terjadi serta melakukan koordinasi dengan tim pemadaman udara.

“Strateginya, setelah mendapatkan koordinat titik api dari pasukan darat, dikoordinasikan dengan pasukan waterboombing. Jadi satu wilayah difokuskan untuk terus menerus dipadamkan dengan dua hingga tiga kali waterboombing agar segera padam. Karena kalau gambut, bila tidak tuntaa padam keesokan harinya bisa terbakar lagi,” tandasnya. #idz

Klik di sini untuk Balas, Balas ke semua, atau Teruskan
x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...