Home / Hukum / Rebutan Penumpang, Tukang Bentor Dianiaya

Rebutan Penumpang, Tukang Bentor Dianiaya

Palembang, BP

tukang becaSial dialami Kamsin (33), warga Jalan Sei Tawar, Lorong Sei Tawar I, Nomor 700 B, RT 35 RW 09, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, yang merupakan tukang becak motor (bentor) di kawasan Mall Pasaraya Bandung yang menjadi korban penganiayaan oleh sesama rekan tukang bentor. Atas kejadian tersebut dirinya melapor ke Mapolresta Palembang.

Informasi yang dihimpun, penganiayaan yang menimpa Kamsin bermula saat rekannya, Ivan (30) sedang tawar menawar harga kepada salah satu penumpang. Namun pada saat bersamaan, penumpang tersebut yang merupakan tetangga Kamsin, melihat dirinya kemudian menghampiri dan minta antarkan ke rumah.

“Saya tidak menyerobot Pak, dia itu melihat saya dan karena kenal. Kebetulan tetangga, jadi dia minta antarkan saya. Dia bayar Rp12 ribu, setelah kembali Ke Pangkalan Becak Jalan Beringin Janggut, Kecamatan Ilir Timur I, pelaku yang telah menunggu langsung menghampiri dan menghujani dirinya dengan pukulan di bagian kepala dan bibir,” ungkap Hamsin saat melapor, Jumat (11/9).

Atas kejadian tersebut dirinya mengalami beberapa luka memar hingga berdarah di bagian bibir dan gigi.

“Saya sampai terjatuh karena dipukuli sampai tangan saya juga berdarah. Saya sengaja tidak melawan, karena saya tak mau berkelahi. Setelah dipukuli saya langsung ke Rumah Sakit AK Gani untuk divisum dan langung melapor ke Polisi,” kata Kamsin.

Kasat Reskrim Mapolresta Palembang Kompol Suryadi Sik melalui Kanit SPKT Ipda Kamaruddin membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dengan tanda bukti Nomor LP/B-1995/IX/2015/Sumsel/Resta.

“Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti. Pelaku akan dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun kurungan,” singkatnya.

Obel

x

Jangan Lewatkan

Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah

Palembang, BP–Setelah empat hari melakukan pemeriksaan terhadap 12 terduga teroris di Sumsel yang ditangkap, Minggu (10/12), akhirnya Detasemen Khusus 88 ...