Home / Headline / SFC Harus Bangun Konsentrasi

SFC Harus Bangun Konsentrasi

Palembang, BPlogo-sfc-kuning

Menurut bek sayap Sriwijaya FC (SFC), Fathur Rahman, kekalahan Laskar Wong Kito 1-3 atas Arema Cronous di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (5/9) malam lalu hanya karena faktor kurang beruntung.

Pemain kelahiran Makassar pada 16 Agustus 1984 itu menyatakan, semua tim telah bermain bagus. Barisan belakang, pos yang dihuninya, juga menunjukkan kerja maksimal menghalang penyerang Arema. Pemain belakang bermain cukup taktis dalam menghentikan si kulit bundar agar tidak sampai masuk jantung pertahanan Laskar Wong Kito dan bersarang ke jala yang dijaga Dian Agus Prasetyo.

Baca:  Indra Rebut Hati Bendol

“Kami bermain bagus lawan Arema, saya rasa kami semua bermain bagus. Hanya tidak ada rezeki saja, kurang beruntung itu penyebab kita kalah,” kata Fathur, Senin (7/9).

Demi membayar kekalahan itu, kata Fathur, Pelatih Kepala SFC Benny Dollo alias Bendol serta pemain tidak punya waktu untuk bersantai. Tiket ke babak delapan besar belum dikantongi. Meski kans lolos cukup besar, tetapi pemain harus tetap bekerja keras.

Baca:  Hadapi PSM, SFC Boyong 20 Pemain

Pascabertanding Sabtu (5/9) malam lalu, keesokannya Fathur dan kawan-kawan langsung melakukan sesi latihan pagi. “Kami Minggu tetap latihan pagi, sorenya tidak latihan. Senin pun kami latihan pagi hari. Kenapa terus latihan?, agar laga selanjutnya lebih baik lagi,” kata mantan pemain Barito Putra tersebut.

Disoal siapa pemain Persatuan Sepakbola Lamongan (Persela) yang harus diwaspadai Laskar Wong Kito saat berhadapan besok, Fathur mengatakan, semua Laskar Joko Tingkir harus diwaspadai.

“Secara pribadi untuk saya bukan hanya penyerang. Siapa pun lawan harus diwaspadai. Apabila mau menang mulai sekarang semua pemain memiliki andil besar untuk membuka peluang kemenangan, jadi semua pemain harus saya jegal,” kata Fathur.

Baca:  Lawan Persebaya Jadi Panggung Pemain Muda

Soal komunikasi barisan belakang dirasa kendor, Fathur mengatakan, barisan belakang dan penjaga gawang SFC sudah punya koneksi permainan. Tapi, karena kurang konsentrasi membuat pemain belakang terkadang kurang mendapatkan posisi akurat untuk menjegal lawan.

“Konsentrasi saja yang harus dibangun. Kalau komunikasi tidak ada masalah,” ujar Fathur. #zal

x

Jangan Lewatkan

Rel LRT Palembang Tinggal 3 Km Lagi

Palembang, BP–Pengerjaan transportasi kereta api ringan atau light rail transit (LRT) di ibukota Provinsi Sumatera Selatan terus dikebut. Jalur layang yang biasa ...