Home / Headline / Polda Sudah Tangkap 3 Pembakar Lahan

Polda Sudah Tangkap 3 Pembakar Lahan

 
 
Palembang, BP
shareKapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Iza Fadri menyebut telah melakukan penangkapan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka pembakaran lahan yang menyebabkan makin parahnya kabut asap di sejumlah wilayah saat ini.
“Ada tiga tersangka dari Kabupaten Muba dan OKI yang ditangkap. Mereka tertangkap tangan membakar untuk membuka lahan dan lokasi juga sudah dipasang garis polisi,” ujar Prof Iza, tadi siang.
Tak hanya itu, saat ini pihaknya juga sedang memproses perusahaan perkebunan kelapa sawit di kawasan Kabupaten OKI yang diduga telah melakukan pembakaran lahan di sekitar areal perusahaan. Sedangkan untuk penindakan izinnya diserahkan ke pemerintah setempat.
“Jika dari hasil penyelidikan terbukti tidak melakukan upaya pemadaman api, maka perusahaan tersebut akan ditindak secara hukum dan untuk masalah izinnya, kami serahkan ke pemerintah  untuk mengambil tindakan,” tandasnya.
Bahkan pasca kedatangan Presiden Joko Widodo mengecek penanganan kebakaran lahan dan hutan di Sumsel, pihak Polda Sumsel juga telah mengeluarkan maklumat tentang pelarangan pembakaran hutan dan lahan, tertanggal 4 April 2015.
Dalam maklumat nomor 03/VI/2015 berisikan lima poin mengenai pembakaran lahan dan hutan di wilayah Polda Sumsel. Yakni, pembakaran hutan, lahan atau ilalang atau semak belukar adalah tindak kejahatan karena menimbulkan berbagai dampak.
Di antaranya, kerusakan lingkungan hidup, gangguan kesehatan akibat asap, gangguan kegiatan masyarakat internasional serta citra bangsa Indonesia di lingkungan masyarakat internasional yang menganggap bangsa Indonesia sebagai bangsa pembakar hutan.
Sehingga para pelaku pembakaran akan dijerat pasal berlapis, dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 12 tahun dan denda sebesar Rp15 miliar. Serta terhadap lahan yang dibakar akan dikenakan status quo sebagai bukti kejahatan dan dilarang dimanfaatkan oleh siapa pun sampai ada keputusan hukum tetap.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova menyebutkan ketiga tersangka pembakaran lahan tersebut, yakni satu tersangka berinisial S dari Kabupaten OKI dan tersangka berinisial I serta SA dari Muba.
“Modus dari ketiga tersangka adalah membuka lahan baru dengan cara dilakukan pembakaran seluas dua hektar. Sehingga karena angin kencang, api meluas dan dilakukan pembiaran,” tambahnya. #ris
x

Jangan Lewatkan

Sosialisasi Pilgub Sumsel Dan Pemilu, KPU Sumsel Libatkan Stekholder Terkait

Palembang, BP Dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yaitu Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) 2018 ...