Home / Palembang / Bungalow Tak Kunjung Operasional

Bungalow Tak Kunjung Operasional

Saiful

Saiful

Palembang, BP

Pembangunan fisik 10 unit bungalow di resort Pulo Kemaro Palembang telah rampung Desember 2014. Hanya saja, operasional bungalow yang menghabiskan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Rp4,8 miliar ini belum juga dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Kota Palembang Saiful mengatakan, hal ini karena belum mengalirnya air bersih dan listrik sehingga operasional harus ditunda.

“Sudah akhir 2014 lalu, fisiknya sudah rampung. Ada 10 bungalow. Tapi air dari bersih Perusahaan Air PDAM dan listrik belum ada. Dan ini masih menunggu dananya,” ujar Saiful kepada wartawan baru-baru ini.

Menurut Saiful, target Pemerintah Kota (Pemko) Palembang baru pada tahun 2016 operasional bungalow tersebut dapat terlaksana. Dengan begitu, kehadiran bungalow dapat menunjang pariwisata di sekitar Pulo Kemaro.

Nantinya dikatakan dapat berfungsi untuk berbagai kegiatan pariwisata ataupun event-event lainnya seperti lomba jet sky dan lainnya. Pulo Kemaro sendiri jelas Saiful, cukup ramai dikunjungi masyarakat selain bernilai sejarah tempat tersebut juga merupakan tempat ibadah umat Budha.

Selain pembangunan bungalow juga masih dalam pembenahan dermaga di Pulo Kemaro tersebut. Sehingga memerlukan proses dan diharapkan adanya bungalow bisa menambah pilihan pariwisata warga lokal maupun luar daerah dalam menikmati panorama pulo kemaro tersebut.

Untuk menuju ke sana wisatawan harus menempuh dengan menggunakan kapal atau perahu. Selain menikmati pemandangan jembatan Ampera khas kota Palembang, wisatawan juga menyusuri sepanjang Sungai Musi hingga sampai ke Pulo Kemaro.

Saiful menjelaskan, untuk pengelolaan bungalow dan sekitarnya pihaknya masih mencari pihak ketiga atau swasta untuk dapat mengelolanya.

Dalam ini, Pemkot membuka diri agar ada investor yang mau bekerjasama saling menguntungkan untuk pengelolaan resort Pulo Kemaro tersebut. Jika tidak, bisa dikelola dinas pariwisata ataupun diserahkan kepada badan usaha milik daerah (BUMD). #ren

x

Jangan Lewatkan

Gunakan Air Tetangga, Meteran Dibongkar

Palembang, BP — Lantaran mengambil air dari meteran milik tetangga, pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang ini dikenakan ...