Home / Headline / Terancam Tak Hadapi Arema

Terancam Tak Hadapi Arema

Karena menderita cedera, Musafri terancam tak turun saat SFC menghadapi Arema Cronous.

Palembang, BP

Striker anyar Sriwijaya FC (SFC), TA Musafri, terancam tidak diturunkan Kepala Pelatih SFC Benny Dollo saat dijamu Arema Cronous dalam partai lanjutan Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (5/9) lusa.

Musafri mengalami cedera lutut ringan saat melawan Persatuan Sepakbola Galuh Ciamis (PSGC) di Stadion Kanjuruhan, Selasa (1/9) sore lalu. Terjangan pemain PSGC pada lutut Musafri membuatnya terkapar. Namun, Musafri tetap melanjutkan pertandingan hingga usai.

Baca:  SFC Menatap Musim Baru

Selama pertandingan, secara kasat mata, Musafri tidak bermasalah dengan lutut kanannya. Usai pertandingan, mantan striker Persatuan Sepakbola Sleman (PSS), Yogyakarta itu, mengeluhkan rasa sakit di lututnya.

“Musafri cedera lutut ringan, dia masih terus mendapatkan perawatan,” kata dokter Tim SFC, Victor Andrianto saat dihubungi BeritaPagiMusafri, Rabu (2/9).

Menurut dokter yang juga bekerja di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Palembang itu, lutut kanan Musafri sudah mendapatkan perawatan, dikompres dengan es. Terapi juga telah dilakukan.

Baca:  Pemain SFC Tetap Digaji

“Rasa sakitnya mulai berlahan hilang, mudah-mudahan saja bisa sembuh tepat waktu karena masih dalam tahap cedera ringan,” kata Victor.

Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan menambahkan, Musafri usai pertandingan langsung mendapatkan perawatan dari dr Victor Andrianto. “Tidak parah tapi dianjurkan juga supaya tidak memaksakan diri,” kata Hartono.

Musafri hanya akan menjalani latihan ringan untuk menjaga kondisi fisiknya supaya tidak menurun. “Kami belum tahu apakah latihan terpisah (Musafri-red), atau bergabung latihan, kami lihat setelah pemain sudah berada di lapangan hijau,” kata Hartono. #zal

x

Jangan Lewatkan

LAYANAN SAMSAT PALEMBANG CEPAT

Jakabaring, BP–Upaya  peningkatan dan penyempurnaan  Pelayanan  Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap)terus diupayakan   di  Sumatera Selatan pada Tahun 2018   sebagai ...