Home / Headline / Mendagri Gantung Nasib Harno

Mendagri Gantung Nasib Harno

 

Palembang, BP

Harnojoyo

Harnojoyo

Surat Pengajuan pengangkatan Harnojoyo sebagai Walikota Palembang telah dikirimkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Kepada Kementerian Dalam Negeri setelah diajukan oleh DPRD Kota Palembang lewat Rapat Paripurna Istimewa, Kamis (6/8), hampir sebulan lalu.

Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Sumsel Drs Amsin menyatakan bahwa surat pengajuan tersebut sudah dirinya serahkan secara langsung ke Kemendagri. Pihaknya pun terus menanyakan secara tentang surat pengajuan tersebut kepada pihak Kemendagri kapan akan diteken.

“Meski tidak tiap hari, selalu kami tanyakan. Hasilnya ya belum (diteken-red). Mau bagaimana lagi, kita tidak bisa menekan karena ini merupakan keputusan Mendagri,” tuturnya saat dijumpai di Griya Agung, Rabu (2/9).

Sebelumnya, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin langsung menyurati Pemko dan DPRD Palembang terkait Surat Keputusan (SK) pemberhentian Romi Herton sebagai Walikota Palembang yang telah diterimanya, Selasa (4/8) malam lalu.

Pemprov menyampaikan Surat Pengantar Gubernur Sumsel nomor 130/2158/II/2015 tentang Pemberhentian Romi Herton sebagai Walikota Palembang, sekaligus SK Menteri Dalam Negeri tentang hal yang sama kepada Pemko dan DPRD Palembang, Rabu (5/8).

Berdasarkan SK Mendagri nomor 131.16/-4709 tahun 2015, H Romi Herton diberhentikan dari jabatan Walikota Palembang 2013-2018 secara sah dan menyakinkan karena melakukan tindak pidana korupsi dalam hasil sidang tipikor nomor 15/pid/ppk/2015/ptdki tanggal 17 juni 2015.

Surat itu pun menyebutkan bahwa Mendagri Tjahjo Kumolo menunjuk Harnojoyo yang menjabat Wakil Walikota untuk melaksanakan tugas dan wewenang sebagai Walikota Palembang, sampai ia menjadi Walikota Palembang 2013-2018 definitif.

Surat untuk Pemko Palembang diambil langsung oleh Kabag Tata Pembangunan Kota Palembang, Edwin Efendi sekitar pukul 12.30 di ruang Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sumsel.

Setelah surat ini diterima oleh DPRD Kota Palembang, maka DPRD akan melakukan sidang paripurna untuk mengajukan pelantikan Harnojoyo sebagai walikota Palembang.

Setelah itu, DPRD Kota Palembang mengajukan surat pelantikan Harnojoyo kepada Gubernur Sumsel yang selanjutnya akan kembali mengirimkan surat tersebut kepada Mendagri untuk dijadikan SK pelantikan.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menambahkan, surat pengantar SK pemberhentian Romi Herton telah diberikan kepada DPRD Kota Palembang dan Pemkot Palembang.

“Setelah ke DPRD kota maka akan diusulkan untuk pelantikan melalui rapat paripurna, setelah itu kita serahkan kepada Kemendagri untuk pelantikan tersebut,” jelas dia.

Alex mengaku belum dapat memastikan kapan pelantikan Harnojoyo dilakukan. Sementara untuk Wakil Walikota Palembang pendamping Harno hingga 2018 mendatang, Alex memastikan pelantikannya dilakukan setelah Harnojoyo menjadi walikota defitinif.

“Kalau wakil itu masih lama. Nantilah itu, kita proses untuk Walikotanya dulu. Wakil dilantik setelah Harnojoyo sudah menjadi definitif, tidak bersamaan pelantikannya,” tandasnya. #idz

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...