Home / Headline / Gubernur Peduli Pengembangan Wilayah dan Kesejahteraan

Gubernur Peduli Pengembangan Wilayah dan Kesejahteraan

  • 150 KK Warga Kampung Rengas Merah Diberikan Kegiatan Ekonomi Produktif

    Palembang, BP

    DSCN2452Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin memberikan perhatian yang besar terhadap pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumsel.
    Staf khusus  Gubernur Sumsel bidang perubahan iklim Najib Asmani mengatakan, salah satu realisasi komitmen Gubernur Sumsel tersebut  dengan menggelar acara pembangunan Kapasitas Pemberdayaan Masyarakat PengendaliKan Perambahan Dan Karhutlah melalui Kegiatan Ekonomi Produktif Masyarakat Sekitar Hutan. Berkerjasama UNDP Indonesia dan PT Bumi Mekar Hijau (BMH) dan didukung Pemprov Sumsel di Kampung   Rengas Merah, Desa Riding Kecamatan Pangkalan Lampam , Kabupaten OKI, Rabu (2/9).
    Desa ini  terdiri dari 150 kepala keluarga (KK) yang selama ini masyarakatnya bermukim di sekitar hutan lindung di Desa Riding Kecamatan Pangkalan Lampam , Kabupaten OKI yang rawan kebakaran dan oleh pihak perusahaan setempat dibina  untuk menjaga tidak terjadi kebakaran dan ikut meningkatkan kesejahteraannya.
    Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan UNDP Indonesia, Verena, PT BMH Miran dan  Iwan , Konsultan  dari Mcksec Mr Morten ,Ir Mariana Msc dari Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri)  , Ir Junaidi Ms, selaku kepala Bidang Proteksi Perlindungan Tanaman, Dinas Kehutanan OKI.
    Menurut  Najib tiga bulan lalu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin telah berkunjung dengan Kampung  Rengas Merah ini dan telah membuatkan irigasi, selain memberikan bantuan pupuk dan bibit.
    “Apalagi sudah dibantu sekolah SD juga di sini,” katanya.
    Najib meminta masyarakat Rengas Merah peduli dengan kebakaran lahan di wilayahnya.
    “Kalau ada pihak perusahaan yang bakar lahan laporkan ke kami siapa orangnya, silahkan lapor rahasia bapak dijamin,,” katanya.
    Walaupun demikian Najib melihat  masyarakat Kampung  Rengas Merah ini masih mencari kayu gelam dengan cara membakar, kita bina masyarakat ini dengan pihak Unsri bagaimana mereka bisa mendapatkan penghasilan 1 juta perbulan, kita coba dengan padi organik tanpa pupuk dengan air pompanisasi,” katanya.
    Selain itu pihaknya juga mengajarkan warga setempat dengan menanam tanaman sisitim hidroponik yang ditanam bisa di halaman rumah di mana hasilnya bagus dan pasarnya bagus.
    Pihaknya juga mengajarkan masyarakat sekitar bagaimana pengelola ikan patin dan ikan lele menjadi nuget yang harga jualnya mahal.
    Setelah ini pihaknya minta dibentuk tiga tim, masing-masing tim ada  20 orang warga yang praktek langsung dilapangan dan kedepan dengan pihak perusahaan dilakukan kerjasama agar semuanya bisa dijual.
    ” Hari ini kami telah membawa ahlinya yang akan mengajarkan ibu bapak sekalian” katanya.
    Setelah OKI, pihaknya  keliling Sumsel dan besok pihaknya ke Lahat untuk mensosialisasikan kegiatan ini yang terus akan dipantau untuk dilihat perkembangannya.
    “Kalau bagus, kita jadikan contoh,” katanya.
    Sedangkan Ir Junaidi Ms, selaku kepala Bidang Proteksi Perlindungan Tanaman, Dinas Kehutanan OKI mengapresiasi kegiatan tersebut dimana warga Kampung Rengas Merah akan dilatih untuk meningkatkan tarap hidupnya.
    “Kami harap bapak dan ibu dapat terus dapat mengikutinya sehingga ada kegunaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
    Dia berharap acara ini ada tindak lanjutnya.
    Sedangkan Iwan dari PT Bumi Mekar Hijau mengatakan pihaknya mendukung pendidikan anak-anak warga Kampung Rengas Merah.
    “Kedepan di Penyambungan kita bangun SMP dan selanjutnya SMA , untuk itu kami minta warga membantu dalam KTP dan KK  guna mempercepat administrasi,” katanya.
    Warga sekitar Mamat meminta perhatian pemerintah agar lebih sejahtera karena sebentar lagi tanam padi
    Warga lainnya Mat Nali mengatakan kalau mereka sudah mencari kayu gelam sejak zaman nenek moyang.
    “Soal api kami selalu dapat teguran, tapi ditempat kami syukur belum ada titik api, kami disini juga telah dibina BLH untuk memadamkan  api. Selain itu kami minta di latih mengenai tanaman,” katanya sembari berharap di kampungnya dibangun sekolah SMP dan SMA.
    Diakhir acara dibagikan pupuk, bibit tanaman kepada warga Kampung  Rengas Merah dan praktek langsung yang diikuti warga Kampung Rengas Merah.#osk

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...