Home / Pariwisata / DPR Siap Lakukan Uji Kelayakan Capim KPK

DPR Siap Lakukan Uji Kelayakan Capim KPK

Jakarta, BP
Delapan  calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah diserahkan Panitia Seleksi (Pansel) kepada Presiden Jokowi dan kemudian Presiden akan menyerahkannya ke DPR RI untuk  menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“DPR menunggu Presiden mengajukan nama-nama capim KPK itu. Tapi pelaksanaan fit and proper test akan dilaksanakan masa sidang berikutnya. Yang jelas DPR siap melakukan fit and proper test,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (1/9).
Menurut Benny, capim KPK yang diajukan Pansel ke Presiden tersebut adalah Saut Situmorang, Surya Tjandra, Alexander Marwata, Brigjen Pol Basaria Panjaitan, Agus Raharjo, Sujanarko, Johan Budi SP, dan Laode M Syarif.
Ke depan, kata Benny, KPK mempunyai harapan baru, dan akan menjadi powerfull lagi. Jadi, nama-nama yang diajukan itu memberikan harapan baru untuk pemberantasan korupsi. Itu artinya lebih full energi, full power lagi.
Sebelum menyerahkan delapan nama, Pansel memiliki 19 kandidat capim KPK sehingga ada 11 nama tereliminasi. Mereka yang tereliminasi itu Ade Maman Suherman, Budi Santoso, Chesna Fizetty Anwar, Firmansyah TG Satya, Giri Suprapdiono, Mayjen (Purn) Hendardji Soepandji,  Jimly Asshiddiqie, Mohammad Gudono,  Nina Nurlina Pramono,  Sri Harijati, dan Irjen Pol Yotje Mende.
Ketua Fraksi Partai Hanura Dossy Iskandar mengatakan, pihaknya  sedang bersiap melaksanakan fit and proper test calon pimpinan KPK pasca penyerahan delapan nama calon pimpinan  KPK kepada Presiden Joko Widodo.
  Dossy Iskandar menambahkan, pihaknya juga segera bekerja mendalami informasi mengenai kedelapan nama capim KPK itu.
 “Kami akan melakukan penajaman track record capim KPK bersangkutan,” kata Dossy.
 Dikatakan, Fraksi Hanura mengapresiasi Pansel Capim KPK yang sudah menyelesaikan tugas dengan baik. Kini Presiden Jokowi dinantikan menyerahkan kedelapan nama itu ke DPR.
 Di DPR, lanjut dia, akan dilaksanakan lagi fit and proper test yang dilaksanakan Komisi Hukum DPR. Di situ, semua hasil pansel akan didalami kembali.
“DPR punya kewenangan fit and proper test untuk mengonfirmasi perkembangan baru dan melihat lebih jauh soal track record yang mungkin belum terungkap dalam proses di pansel,” jelas Dossy.
Dijelaskan, delapan nama calon dibagi dalam empat kategori, masing-masing ada dua calon. Mereka adalah Saut Situmorang dan Surya Chandra untuk kategori pencegahan, Alexander Marwata dan Basariah Panjaitan untuk bidang penindakan, Agus Rahardjo dan Sujanarko untuk manajemen, serta Johan Budi Sapto Prabowo dan Laode Muhammad Syarif untuk kategori supervisi dan pengawasan. #duk
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sambangi BKB, Rara Disambut Para Penggemarnya

Palembang, BP–Suasana pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang,  Minggu sore (20/5) agak bebeda. Sore itu Juara II Liga Dangdut Indonesia ...