Home / Sumsel / Kampus Baru UIN Raden Fatah Mulai Bangun

Kampus Baru UIN Raden Fatah Mulai Bangun

  • 15 September Groundbreaking Masjid Raya Sriwijaya

    Palembang, BP
    Pembangunan kampus baru Universitas Islam Negeri Raden Fattah Palembang yang berlokasi di kawasan Jakabaring akan dimulai pada akhir tahun ini. Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mengatakan, proses tahan persiapan pembangunan sudah hampir rampung sehingga dalam waktu dekat peletakan batu pertama (groundbreaking) sudah bisa dilakukan.

    Gubernur mengungkapkan, Pemprov Sumsel telah mendapatkan dana sebesar Rp360 miliar dari Asian Development Bank (ADB) untuk pembangunan tahap awal. Pemprov Sumsel beserta pihak terkait lainnya bertekad menjadikan UIN Raden Fatah sebagai salah satu kampus islam terbaik di Indonesia.

    “Sekarang masih dalam tahap menyelesaikan masalah penimbunan. Masih ada beberapa masyarakat kita yang tinggal di situ itu dan akan diberikan ganti untung. Kita selesaikan secara baik-baik, Insya Allah Akhir tahun ini, paling lambat awal tahun sudah groundbreaking,” tegasnya usai Perkenalan Kampus (Ospek) Perisai UIN Raden Fatah 2015 bertajuk Revitalisasi Nilai-Nilai Religius serta Nasionalisme sesuai Cita-Cita Bangsa Demi Keutuhan NKRI, Selasa (1/9).

    Pembangunan kampus baru UIN Raden Fatah ini ditargetkan selesai dalam waktu dua hingga 2,5 tahun. Tahun depan, pihaknya akan melakukan kunjungan ke negara-negara sahabat di Timur Tengah untuk mengajukan dana penyelesaian pembangunan yang akan melengkapi UIN ini.

    “Kita bangun dulu sedikit, supaya negara-negara sahabat percaya bahwa ada pembangunan itu. Kalau masih berupa rawa-rawa kita sudah mengajukan bantuan, mereka tidak akan percaya. Jadi APBD kita gunakan sebagai pemancingnya saja, biar yang menyelesaikannya pihak ketiga,” tuturnya.

    Alex menjelaskan, mahasiswa UIN di seluruh Indonesia tidak seberuntung mahasiswa UIN Raden Fatah karena memiliki fasilitas lengkap. Islamic Center yang akan dibangun satu kompleks bersama UIN, akan menjadi pusat kajian ilmu-ilmu islam secara modern, akomodatif, relevan. Alex berujar bahwa mahasiswa harus membicarakan islam secara cerdas dengan membuka mata, hati, serta pikiran dengan proporsional.

    “Ketika kuliah dan meneliti, bila adzan berkumandang seluruh mahasiswa bila langsung salat di Masjid Raya Sriwijaya, masjid tercantik se-Asia hanya dengan berjalan kaki untuk memakmurkan masjid,” papar gubernur dua periode ini.

    Masjid Raya Sriwijaya direncanakan akan mulai dibangun bulan September ini. Menurut sumber internal BeritaPagi, groundbreaking akan dilaksanakan pada 15 September mendatang. Wakil Presiden Jusuf Kalla akan hadir dan secara langsung meresmikan pembangunannya.

    Total luas Masjid Raya Sriwijaya yakni 20,08 hektar, dengan gerbang utama bertuliskan nama, Plasa Masjid tepat di depan bangunan masjid dengan pola Geometri islam dibumbui kebudayaan khas Sumsel. Di dalam bangunan akan dibuat koridor yang dipenuhi dengan kain songket, sesuai namanya yakni Koridor Songket. #idz

x

Jangan Lewatkan

Siap Mundur Jika 1 Tahun Jalan Di Banyuasin Tidak Mulus

Palembang,BP Anggota Komisi II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga bakal calon Bupati Banyuasin, Arkoni MD menegaskan, jika dirinya terpilih ...