Home / Hukum / Dijambret, Mas Kawin Melayang

Dijambret, Mas Kawin Melayang

Palembang, BP

BP/HARIS SUPRAPTO JAMBRET-Korban Lasmina Laras saat menyampaikan laporan ke petugas SPKT Polresta Palembang, Minggu (30/8).

BP/HARIS SUPRAPTO
JAMBRET-Korban Lasmina Laras saat menyampaikan laporan ke petugas SPKT Polresta Palembang, Minggu (30/8).

Lasmina Laras (35), harus kehilangan kalung emas yang dikenakannya sejak belasan tahun, setelah dirampas kawanan jambret saat melintas di kawasan di depan Pos Pol, Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU 1, Jakabaring, Minggu (30/8).    Akibatnya, korban yang tinggal di Perumahan Amin Mulia, Blok D, Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU 1 Palembang ini mengalami luka memar di lutut dan kaki kanannya, serta melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib.

Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, dirinya menjelaskan peristiwa itu bermula saat ia dan adiknya Afrida Liliana (20) hendak ke Pasar Induk Jakabaring, dengan mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di lokasi kejadian korban bertemu dengan pelaku tak dikenal yang menggunakan sepeda motor Honda Supra X. Sejurus kemudian, pelaku langsung memepet dan menarik kalung emas seberat tiga suku yang melingkar di lehernya.

“Pagi tadi (kemarin-red) kami mau ke Pasar Induk, tiba-tiba pelaku dari belakang memepet sepeda motor dan menarik kalung mas kawin saya,” ujar Afrida.

Sebelum menarik kalung miliknya, antara dirinya dan pelaku sempat bertatap mata. Namun, setelah berhasil pelaku langsung menendang sepeda motor Yamaha Mio Sporty dengan nomor polisi BG 2107 UC hingga terjatuh.

“Karena merasa aneh didekati, maka saya lihat, tapi dia langsung menarik kalung dan menendang motor saya. Tapi saya sendiri sempat melihat serta masih mengingat wajah pelaku ini,” paparnya.

Akan tetapi, dirinya masih merasa beruntung, karena saat terjatuh tidak ada sepeda motor atau pun mobil yang melintas. Namun, saat itu juga pelaku langsung melarikan diri.

“Untung saja saat itu tidak ada mobil, atau motor yang lewat dan saat itu juga ada warga yang membatu dan kami langsung pulang,” paparnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Tjahyono Prawoto melalui Kepala SPK Terpadu Ipda Kamarudin membenarkan pengaduan tersebut dan kini telah diterima dalam laporan polisi nomor LP/ B-1888/ VIII/2015/Sumsel/Resta.

“Pengaduan korban sudah kita terima dan kini masih ditindaklanjuti petugas,” tandasnya.

#ris

x

Jangan Lewatkan

Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah

Palembang, BP–Setelah empat hari melakukan pemeriksaan terhadap 12 terduga teroris di Sumsel yang ditangkap, Minggu (10/12), akhirnya Detasemen Khusus 88 ...