Home / Headline / Yuni Minta Anaknya Dikembalikan

Yuni Minta Anaknya Dikembalikan

Palembang, BP

Insert : Foto Yuni bersama sang anak Feni Anastasya yang hilang.

Insert : Foto Yuni bersama sang anak Feni Anastasya yang hilang.

Petugas Satreskim Polresta Palembang, terus menyelidiki kasus penjualan anak yang dilakukan tersangka Feri Septiawan (22). Seperti diketahui, Feri tega menjual putrinya bernama Feni Anastasya yang masih berumur 3,5 tahun, kepada seorang pria yang disebut-sebut bernama Koko Joni. Berdasarkan keterangan Yuni (22) istri tersangka, mereka sempat cekcok mulut karena suaminya tidak memiliki uang sebesar Rp500 ribu untuk membayar uang kontrakan rumah yang mereka huni di Jalan Swadaya, Lorong Bakti, Pakjo, Palembang.

“Penyebabnya karena tidak punya uang untuk bayar kontrak rumah, karena bingung dia memarahi saya tanpa sebab. Selanjutnya dia pergi ke rumah selama dua hari,” kata Yuni, Jumat (28/7).

Dia menambahkan, setelah kabur dari rumah selama dua hari, lantas Feri yang telah ditetapkan tersangka, mendatangi kontrakan mereka dan membawa korban Feni Anastasya. Saat itu, dia berpikir jika suaminya datang untuk menenangkan diri, namun ternyata dia meminta Feni Anastasya karena mau dia urus. Bukan hanya itu saja, Feri kembali mendatangi rumah kontrakan mereka untuk mengambil kartu keluarga (KK) dan akte kelahiran anaknya. Tanpa rasa curiga, Yuni pun memberikan surat tersebut. Kemudian, pada 20 Agustus 2015, Yuni mendapatkan pesan singkat dari suaminya yang mengatakan, jika anak mereka telah digadaikan dengan seseorang senilai Rp1,5 juta.

“Mendapat kabar itu saya marah dan bimbang. Saya masih sabar dan membalas pesan itu dan menyatakan akan menebus anaknya. Saya bilang baik-baik, akan menebus anak saya. Lalu, suami saya bilang tidak tahu di mana anaknya sebab dia tidak mengenal Koko Joni itu, yang mengenalkannya adalah Lilis dan Maimunah,” ucap Yuni sedih.

Dengan perasaan khawatir, lalu Yuni mendatangi Maimunah dan Lilis untuk menebus anaknya di kawasan Lorong Sosial, KM 5 Palembang. Rupanya, Maimunah dan Lilis enggan memberikan alamat Koko Joni kepada Yuni. Dia sendiri tidak membantah jika dia sempat menerima uang Rp400 ribu dari suaminya.

“Tapi saya tidak tahu kalau itu uang hasil jual anak kami. Dia bilang hanya untuk jajan, dikasih ibu mertua untuk mengurus surat cerai. Kalau ada yang melihat anak kami tolong dikabari. Anak saya berkulit putih, tinggi sekitar satu meter, mata sipit dan berambut sebahu,” ujarnya lirih.

#bel

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Reuni Akbar SMP Negeri 38 Palembang Dihadiri Ratusan Alumnus

Palembang, BP Masih dalam suasana lebaran idul Fitri , keluarga besar alumni SMP Negeri 38 Palembang mengadakan acara reuni akbar ...