Home / Headline / Ibu Ini Tega Membuang Bayi Hasil Hubungan Gelap Yang Baru Dilahirkan

Ibu Ini Tega Membuang Bayi Hasil Hubungan Gelap Yang Baru Dilahirkan

Palembang, BP

Insert: Ibu kandung yang membuang bayinya sendiri ke kotak sampah saat diamankan petugas, di Mapolsek Kalidoni Palembang.

Insert: Ibu kandung yang membuang bayinya sendiri ke kotak sampah saat diamankan petugas, di Mapolsek Kalidoni Palembang.

BP/RIO ADI PRATAMA OTOPSI-Jasad bayi saat dilakukan otopsi oleh petugas di Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Jumat (28/8).

BP/RIO ADI PRATAMA
OTOPSI-Jasad bayi saat dilakukan otopsi oleh petugas di Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Jumat (28/8).

Merasa takut ketahuan oleh majikannya, Mely Andriani (17), seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) tega membuang anak kandungnya dari hasil hubungan gelapnya ke dalam kotak sampah, di Komplek Perumaham Ilir State, Jalan Bina Cipta, RT 22, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kamis (27/8), pukul 15.30.

Bahkan, tersangka yang merupakan warga Desa Margodadi, RT 13 RW 04, Kecamatan Ambarawa, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Lampung Selatan, sebelum membuang bayinya yang dibungkus plastik dan dimasukan ke dalam kerdus, bayi tersebut dilahirkan sendiri di dalam kamar mandi tempatnya bekerja.

Menurut keterangan tersangka Mely yang baru bekerja di rumah majikannya selama satu bulan ini, awalnya ia melahirkan bayi tersebut, Selasa (25/8), pukul 12.00. Namun, setelah lahir selang lima menit bayi berjenis kelamin laki-laki itu langsung meninggal dunia.

“Saya takut ketahuan majikan saya Pak. Jadi saya saat bekerja selalu memakai baju yang besar-besar sehingga majikan saya tidak mengetahui. Saya melahirkan sendiri di kamar mandi dan bayi itu keluar sendiri,” ujarnya, saat diamankan di Mapolsek Kalidoni Palembang, Jumat (28/8).

Mengetahui bayi tersebut meninggal, masih dikatakannya, ia langsung mencari plastik dan memasukan ke dalam kerdus yang diambil di rumah majikannya. Setelah itu, ia langsung membuang kardus berisi bayinya ke dalam kotak sampah.

“Nyesal ada Pak, tetapi mau gimana lagi. Saya juga bingung. Terlebih, saya di Palembang baru bekerja selama satu bulan sebagai pembantu Pak,” katanya.

Mengenai bayi yang dilahirkannya, dijelaskan Mely, bayi tersebut hasil hubungan gelap ia bersama Ip (DPO), warga asal Lampung Selatan. Bahkan, saat ia memberitahu kepada Ip jika dirinya hamil, Ip enggan bertanggung jawab.

“Ip tidak mau tanggung jawab, malah menyuruh gugurin saja anak yang tengah saya kandung itu Pak. Saya juga tidak pernah lagi komunikasi dengan Ip,” jelasnya.

#rio

 

 

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...