Home / Hukum / Tertidur Pulas, Kamar Kosan Dibobol Maling

Tertidur Pulas, Kamar Kosan Dibobol Maling

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO MELAPOR- Irwan Aditya (18), korban pencurian melapor ke Mapolresta Palembang, Rabu (26/8).

BP/BELLY CASIO
MELAPOR- Irwan Aditya (18), korban pencurian melapor ke Mapolresta Palembang, Rabu (26/8).

Sial dialami Irwan Aditya (18) bersama ketiga rekannya yang telah menjadi korban pencurian saat terlelap tidur di kamar kostnya di Jalan A Yani Lorong Bungaran Swadaya Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Minggu (23/) dinihari. Atas kejadian tersebut dirinya melapor ke Mapolresta Palembang.

Kepada petugas, Irwan menceritakan bahwa pada saat kejadian‎ tersebut dirinya sedang mengerjakan tugas kuliah bersama kedelapan teman lainnya.

“Tapi posisinya malam itu sempat mati lampu pak, apalagi namanya juga kost-kostan banyak yang datang silih berganti. Ada juga beberapa teman yang sempat keluar ke Warnet‎ dan juga kembali pulang mengambil gitar. Malam itu tinggal kami bertiga saja pak,” katanya saat melapor, Rabu (26/8).

Namun, malam tersebut pintu kostan tidak di kunci karena tak sempat lagi menunggu kepulangan teman-teman lainnya. “Memang tidak dikunci pak, karena kami tidur dan nanti akan ada teman yang pulang. Jadi sengaja tidak dikunci, apalagi posisinya mati lampu dan yang datang itu siapa saja kami juga tidak terlalu jelas. Saya tidak menuduh siapa-siapa pak, yang pasti beberapa barang saya dan kedua teman saya hilang,” terangnya.

Atas kejadian tersebut dirinya bersama dua rekan lainnya mengaku kehilangan laptop merk Asus, handphone Oppo, dan handphone Smartfren Andromax. “Sebelumnya tidak pernah kehilangan seperti ini pak, yang pasti kami melapor ini berharap agar pihak kepolisian bisa membantu. Pelakunya ditangkap dan kalau bisa barang kami kembali lagi, mengingat penting data-data di laptop tersebut,” tukasnya.

Sementara itu, Kasat Reskim Mapolresta Palembang, Kompol Suryadi Sik melalui Kanit Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolresta Palembang, Iptu Cek Mantri mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban dengan nomor‎ LP/ B-1855/ VIII/ 2015/ Sumsel/ Resta.

“Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti, bisa dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya. (bel)

x

Jangan Lewatkan

Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah

Palembang, BP–Setelah empat hari melakukan pemeriksaan terhadap 12 terduga teroris di Sumsel yang ditangkap, Minggu (10/12), akhirnya Detasemen Khusus 88 ...