Home / Headline / Saat Mabuk, Mawar Tidak Sadar Digilir 10 Remaja

Saat Mabuk, Mawar Tidak Sadar Digilir 10 Remaja

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO PEMERKOSAAN- Didampingi ibunya, Mawar yang menjadi korban pemerkosaan melapor ke Mapolresta Palembang, Selasa (25/8).

BP/BELLY CASIO
PEMERKOSAAN- Didampingi ibunya, Mawar yang menjadi korban pemerkosaan melapor ke Mapolresta Palembang, Selasa (25/8).

Malang dialami Mawar (bukan nama sebenarnya-red). Bukannya mendapat hiburan di orgen tunggal hajatan tetangga, gadis 14 tahun ini malah menjadi korban pemerkosaan 10 pemuda yang tega merenggut kesuciannya di depan kedua temannya. Kini masa depan Mawar hancur dan terpaksa membuat laporan ke Mapolresta Palembang.

Masih tampak raut kesedihan Mawar yang datang ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolresta Palembang dengan ditemani ibunya Nur (nama disamarkan-red). Cerita bermula pada, Jumat (21/8) petang, Mawar dijemput kedua temannya ML dan ID untuk menyaksikan acara organ tunggal di Kecamatan Plaju, tak jauh dari tempat tinggalnya. Sampai pada malam harinya sekitar pukul 21.00, tiga gadis belia ini menyaksikan hiburan malam tersebut.

Setibanya di lokasi orgen tunggal, ketiganya berkenalan dengan seorang pria berinisial IS yang kemudian menyuguhkan minuman beralkohol hingga ketiganya mabuk. Kondisi itu dimanfaatkan IS dan membawa Mawar Cs ke belakang sebuah sekolah dasar tak jauh dari acara hajatan itu. Apesnya, di sana sudah menunggu segerombolan teman pelaku yang kemudian melucuti pakaian Mawar lalu memperkosanya.

Teman Mawar, ML dan ID pun hanya mampu menyaksikan dari kejauhan dan tak kuasa membantu karena dihalangi teman-teman pelaku. Baru setelah kejadian, Mawar berhasil dibawa pulang oleh kedua temannya.

“Saat pulang, kondisi celananya sudah melorot dan bajunya sedikit terbuka. Dia diantarkan kedua temannya itu,” kata Nur, ibu korban kepada penyidik Mapolresta Palembang, Selasa (25/8).

Aib tersebut terungkap setelah putrinya menceritakan kejadian yang dialaminya tersebut. Mawar sendiri memang telah putus sekolah, namun Nur tak menyangka jika anaknya akan mengalami peristiwa tragis tersebut.

Gak tau juga kenapa jadi seperti ini Pak, Bapaknya jauh. Kalau di rumah saya dan adiknya yang mengurus, minta tolong kejar pelakunya Pak,” harapnya.

#bel

x

Jangan Lewatkan

Ketua DPRD Sumsel Baca Puisi Kemanusiaan

Palembang, BP Koalisi Masyarakat Puisi Palembang meluncurkan antologi puisi ‘Luka Kemanusiaan untuk Rohingya’ yang diterbitkan oleh Yayasan Pustaka Indonesia. Peluncuran ...