Home / Sumsel / Banyuasin / Penyiar Radio, Seperti Berkepribadian Ganda

Penyiar Radio, Seperti Berkepribadian Ganda

Bicara sendiri, ketawa sendiri dan selalu terdengar ceria dan menceriakan. Sekelumit rutinitas yang dilakoni penyiar radio. Namun di balik itu banyak misteri yang tidak diketahui oleh khalayak ramai.
Rani RDI
TIDAK pernah terlindas dalam benak wanita kelahiran Belitung OKU Timur ini untuk menjadi penyiar radio. Namun, kecintaannya pada lagu dangdut, perlahan menyeretnya masuk ke ranah hiburan media audio ini. “Cita-cita waktu kecil kepingin jadi guru, tapi tanpa sadar malah kecemplung ke dunia broadcast,” ujarnya.
Awalnya, penyiar yang bernama lengkap Veronika ini sangat gemar dengan genre musik dangdut. Tidak heran kalau dia menjadi fans berat BeritaPagi Radio Dangdut Indonesia (BP-RDI) yang kala itu masih bernama Radio Dangdut TPI. Karena dari sekian banyak radio, hanya RDI satu-satu nya yang full dangdut.
Bahkan tidak jarang dia dan teman-teman menyempatkan diri berkunjung ke studio radio dan melihat secara langsung kerja para penyiar. Hal tersebut membuat membuat hatinya terpanggil, mencoba bergabung dengan BP-RDI. “Tahun 2007 lalu saya gabung di radio, menyalurkan hobi sekalian bekerja,” katanya.
Sebagai penyiar radio, kehidupannya mulai berwarna. Teman bertambah, dengan berbagai karakter, wawasan juga ditutuntut untuk selalu diasah. Karena sebagai penyiar, setidaknya mesti up date informasi, agar yang kita bicarakan saat on air tidak garing.
Di sini dia juga baru mengetahui kehidupan on air dan pergaulan para fans radio, yang sangat kental kekeluargaannya. Bahkan tidak jarang, sesama fans ketemu jodoh, berwal dari senggol-senggol di radio dan berujung ke pelaminan. “Kali ini menjadi makcomblang, sudah sering nian. Alhasil kedekatan dengan fans makin bertambah, bahkan ada yang sampai bawa rambutan, beras, ketika panen. Menunjukkan bahwa kita di radio ini bersaudara,” ujarnya.
Namun ada juga  yang menjadi korban dari persahabatan on air ini. Hingga terjadi perselingkuhan antar-fans yang terlalu akrab di udara dan berbuntut pada perceraian. “Tapi sebenarnya, bisa-bisa kita saja membawa diri,” jelas penyiar yang akrap disapa Mbak Rani tersebut.
Hal itu seringkali juga berimbas pada penyiar, namun bagaimanapun, seorang penyiar tetap harus ceria. Meskipun, terkadang banyak masalah pelik dan beban berat di kehidupan pribadi, penyiar tetaplah seorang yang selalu ceria dan menceriakan. Telat balas sms saja, mulai banyak fans yang protes, dikatai sombong lah, sudah berubah lah. “Secara garis besar, penyiar itu seperti adiknya artis, yang disanjung, dibenci, disuka, digosipin, dan lain-lain,” kata Ran. #mew
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Melawan Saat Digeledah, Juru Foto Keliling Simpan Shabu di CD

Palembang, BP–Dengan mengaku sebagai wartawan, Eko Rizki Sepriyanda (29) berusaha melawan dan menolak dilakukan penggeledahan saat disergap personel Polsek IT ...