Home / Hukum / Dua Begal Motor Diringkus

Dua Begal Motor Diringkus

Palembang, BP

BP/RIO ADI PRATAMA DIGIRING-Beny dan Irka, kedua tersangka begal saat digiring petugas, di Mapolsek Sukarami Palembang, Selasa (25/8).

BP/RIO ADI PRATAMA
DIGIRING-Beny dan Irka, kedua tersangka begal saat digiring petugas, di Mapolsek Sukarami Palembang, Selasa (25/8).

Dua tersangka pencurian sepeda motor disertai kekerasan atau yang dikenal begal yang dilakukan oleh Beny Karisma (21) dan Irka Saputra (21) terhadap korban bernama Krisvermanto (17), akhirnya berhasil diamankan petugas Polsek Sukarami Palembang.

Kedua tersangka yang menjalankan aksinya, di Jalan Bay Pas, Kecamatan AAL Palembang, persis depan SPBU, Minggu (31/5) lalu, sekitar pukul 14.00, diringkus petugas di kediaman kedua tersangka yang tinggal bertetanggaan, di Perumnas Talang Kelapa, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL) Palembang, Selasa (25/8), pukul 07.30.

“Memang aku datang menyusul dengan Iw (DPO) untuk membantu Irka yang sedang ribut. Tetapi saat itu saya dan Irka yang berkelahi tidak maling motor. Demi Allah Pak yang ambil motor itu Iw bukan kami berdua,” kata tersangka Beny, saat diamankan petugas, di Mapolsek Sukarami Palembang.

Masih diakui tersangka Beny yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh petugas Polsek Sukarami Palembang selama tiga bulan ini, sebelum aksi pengeroyokan itu terjadi awalnya Irka sedang membeli rokok di lokasi kejadian.

“Tiba-tiba saja Irka dikeroyok oleh orang yang tidak dikenalnya, karena di sana Irka hanya sendirian jadi saya dan Iw datang ke sana setelah dihubungi oleh Irka untuk membantunya,” ujarnya.

Setelah peristiwa tersebut ia dan Irka tidak mengetahui di mana keberadaan Iw. Namun, sebelum menghilang sepeda motor Honda Revo milik korban warga Komplek Bulu Jadongan, Blok D2, RT 06 RT 09, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Bakupaten Banyuasin dijual oleh Iw.

“Dari hasil penjualan motor itu kami tidak mengetahuinya Pak. Tetapi saat itu kami hanya diberi uang sebesar Rp30 ribu yang habis untuk membeli minuman saja Pak,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah, didampingi Kanit Reskrim Iptu Heri menjelaskan, kedua tersangka ini berhasil diamankan setelah menjadi DPO oleh petugas Polsek Sukarami Palembang selama tiga bulan.

“Untuk rekannya berinisial Iw saat ini masih dalam pengejaran petugas di lapangan. Akibat ulahnya, kedua tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP,” singkat Nurhadiansyah.

#rio

x

Jangan Lewatkan

Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah

Palembang, BP–Setelah empat hari melakukan pemeriksaan terhadap 12 terduga teroris di Sumsel yang ditangkap, Minggu (10/12), akhirnya Detasemen Khusus 88 ...