Home / Hukum / Jadi Kurir Shabu Demi Istri

Jadi Kurir Shabu Demi Istri

BP/RIO ADI PRATAMA KURIR SHABU –Yus (kanan), tersangka kurir shabu saat diamankan beserta barang bukti oleh petugas, di Mapolda Sumsel, beberapa waktu lalu.

BP/RIO ADI PRATAMA
KURIR SHABU –Yus (kanan), tersangka kurir shabu saat diamankan beserta barang bukti oleh petugas, di Mapolda Sumsel, beberapa waktu lalu.

Palembang, BP

Sudah jadi tanggung jawab suami dalam menafkahi istrinya. Namun tidak mesti dilakukan dengan cara haram. Seperti yang dilakukan Yusron (35), pedagang durian, yang justru jadi kurir shabu lantaran dagangnya sepi pembeli.

Pria yang akrab disapa Yus ini sudah dua hari berjualan durian di Pasar Kuto, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang. Selama dua hari usahanya sepi pembeli, sehingga tidak berani pulang sebelum memperoleh uang untuk diberikan kepada istri tercinta yang tengah mengandung.

“Istri saya sedang hamil, Pak. Tetapi saya tidak berani pulang jika tidak bawa uang,” kata tersangka, warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Lorong Produksi, RT 20 RW 05, Kelurahan Duku, Kecamatan IT II Palembang, saat diamankan di Mapolda Sumsel, Senin (24/8).

Bingung, tiba-tiba datang pria bernama Urip (DPO), yang menawari Yus penghasilan tambahan. Yus diminta untuk mengantarkan sebuah amplop warna putih. Isinya shabu terbungkus plastik transparan putih seberat 7,18 gram senilai Rp11 juta.

Tanpa pikir panjang, Yus langsung menerima tawaran tersebut. Ia memberikan amplop itu kepada pembeli yang tengah menunggu di dalam mobil di pinggir Dam, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT II Palembang, Minggu (9/8) pukul 15.30, tempat dirinya diringkus Timsus Ditres Narkoba Polda Sumsel.

“Karena sudah dua hari tak pulang ke rumah dan butuh uang, akhirnya saya mau disuruh mengantarkan amplop itu setelah dijanjikan akan diupah sebesar Rp200 ribu oleh Urip. Saya baru sekali ini mengantarkan shabu itu karena butuh uang, Pak,” tutur Yus.

Akibat ulahnya menjadi seorang kurir shabu, Yus harus merasakan dinginnya menginap di penjara Polda Sumsel. Ia dijerat Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. O rio adi pratama

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sesjen MPR: GBHN Memperbaiki Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

Jakarta, BP–Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono menegaskan,  untuk memperbaiki sistem perencanaan pembangunan nasional  keberadaan haluan negara sangat penting. Sebab, ...