Home / Headline / Ampere Rusak,Warga Disuruh Bayar Penuh

Ampere Rusak,Warga Disuruh Bayar Penuh

IMG-20150823-00152

Muratara, BP

Sudah satu tahun belakangan ini masyarakat Desa Aringin dan Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo diharuskan membayar penuh  rekening listrik. Pembayaran penuh tersebut sangat membebankan masyarat dua desa tersebut. Karena ampere yang terpasang dirumah-rumah warga sudah rusak dan belum ada upaya akan diganti.

“Ampere banyak rusak. Sementara iru masyarakat diharuskan membayar penuh.
Dimana PLN mengetahui hasil pemakaian,” kata Pjs Kades  Desa Aringin,
Nasdin (23/8.)

Dikatakannya sebagai pelanggan PLN sedikit bingung dan mempertanyakan, bagaimana cara menghitung pemakaian listrik, kalau amperenya sendiri rusak tidak berjalan. Atau ada kemungkinan petugas asal tebak saja berapa pemakaian masyarakat.

Salah satu contoh ampernya  sudah  dari tahun 2009 dipasang, berfungsinya sekitar satu tahun. Setelah itu sampai saat ini rusak. Hebatnya walaupun rusak, ia diharuskan membayar.

“Amperenya tetap 0009037 diharuskan membayar sampai sekarang,” ungkapnya.

Untuk itu katanya sebagai pelanggan meminta kepada PLN untuk mengecek langsung ke lapangan supaya mengetahui berapa amper masyarakat yang rusak. Dan juga dapat mengetahui berapa jumlah pelanggan yang menunggak. Kalau ditemukan ada yang menunggak diminta untuk diputuskan saja.

“Kita meminta perhatian dari PLN untuk mengganti amper yang rusak. Sebab masyarakat. sendiri yang meminta ganti dipasang biaya. sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu,” jelasnya. #wan

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...