Home / Hukum / Pelajar Dianiaya Usai Tabrakan

Pelajar Dianiaya Usai Tabrakan

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO MELAPOR- Lisnawaty (kanan-red) melaporkan penganiayaan yang dialami anaknya ke Mapolresta Palembang, Kamis (20/8).

BP/BELLY CASIO
MELAPOR- Lisnawaty (kanan-red) melaporkan penganiayaan yang dialami anaknya ke Mapolresta Palembang, Kamis (20/8).

Malang dialami Muhammad Syahfikri (17), pelajar kelas XII SMK Negeri 2 Palembang. Warga Tanah Merah, No 4062, RT 42 RW 11, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, mengalami penganiayaan, Rabu (19/8). Akibat penganiayaan itu, korban kini dirawat di Rumah Sakit Bunda dengan beberapa luka lebam di sekujur tubuhnya. Merasa tidak terima, ibu korban Lisnawaty (43), kemudian melapor ke Mapolresta Palembang.

Informasi yang dihimpun, penganiayaan yang dialami Syahfikri bermula saat dirinya baru pulang sekolah menggunakan motor Yamaha FizR, Rabu (19/8). Sejurus kemudian, dia diganggu oleh sekawanan pengendara lain yang menyebabkan motornya oleng dan menabrak pelaku yang diketahui bernama Canny (22), warga Jalan Way Hitam, Komplek Pakjo Indah, No 1256, RT 02 RW 06, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I.

“Saya tahu cerita dari anak saya dan yang melihat kejadian Pak. Awalnya anak saya itu diganggu saat berkendara, motornya oleng dan menabrak motor pelaku Canny ini. Anak saya tersungkur dan Canny bukannya menolong malah langsung menganiaya dengan memukul kepala anak saya dengan helm, kemudian menerjang saat anak saya sedang terjatuh itu. Saya tahu identitas pelaku dari pos polisi setempat yang mengamankan identitasnya,” kata Lisnawaty saat memberikan laporan, Kamis (20/8).

Menurut Lisna, saat ini anaknya tengah dirawat di rumah sakit dengan luka benjol di bagian kepala dan memar di bagian belakang badan serta pundaknya.

“Saya tidak tahu pasti luka lebam itu akibat dianiaya atau karena terjatuh dari motor. Tapi yang pasti, ada saksi mata yaitu anggota polisi yang melihat anak saya dianiaya. Tak ada itikad baik dari Canny ini Pak, justru malah menganiaya makanya melapor,” tukasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Mapolresta Palembang Kompol Suryadi, Sik melalui Kanit SPK Ipda Rajiman membenarkan telah menerima laporan ibu korban dengan nomor LP/B-1826/VIII/2015/Resta/Sumsel.

“Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti. Pelaku bisa dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” singkatnya.

#bel

x

Jangan Lewatkan

6 Pria Asal Palembang Dilaporkan Hilang di Jawa Barat

Palembang, BP–Sebanyak enam pria asal Palembang dilaporkanmenghilang di Jawa Barat selama tiga bulan, sejak 14 September lalu. Keenamnya yakni Aditya ...