Home / Hukum / Mantan Kepala BKD Dijerat Pasal Berlapis

Mantan Kepala BKD Dijerat Pasal Berlapis

Palembang, BP

BP/HARIS SUPRAPTO SIDANG-Hamka Jabil, terdakwa kasus suap seleksi CPNS Muratara  menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Klas IA Khusus pada PN Palembang, Kamis (20/8).

BP/HARIS SUPRAPTO
SIDANG-Hamka Jabil, terdakwa kasus suap seleksi CPNS Muratara menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Klas IA Khusus pada PN Palembang, Kamis (20/8).

Mantan Kepala Bagian Kepegawaian dan Diklat (BKD) Sekretariat Daerah Kabupaten Muratara Hamka Jabil (44), yang menjadi terdakwa kasus suap penerimaan CPNS 2014, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Klas IA Khusus, pada PN Palembang, Kamis (20/8).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Faisal Basni, makelar suap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Muratara ini, dijerat dengan tiga pasal, yakni Pasal 12 huruf a, Pasal 11 dan Pasal 5. Serta Undang Undang Nomor 31, Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang undang nomor 20 Tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Karena terdakwa telah turut serta melakukan perbuatan, sebagai penyelenggara negara menerima janji atau hadiah untuk melakukan sesuatu dalam jabatannya yang berhubungan dengan kewajibannya,” ujar Faisal.

Adapun perbuatan tersebut bermula setelah terdakwa ditunjuk Pejabat Bupati Muratara, Akisropi Ayub sebagai sekretaris dalam penerimaan CPNS 2014, di Kabupaten Muratara. Lalu dengan jabatannya terdakwa meyakinkan atay memengaruhi para calon peserta tes untuk melakukan pengurusan agar dapat lulus.

Usai mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum, majelis yang diketuai Kamaluddin menunda persidangan selama satu pekan ke depan dan akan kembali dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi.

“Sidang hari ini kita tunda dan kembali dilanjutkan pekan depan, kepada jaksa penuntut untuk menghadirkan para saksi pada persidangan selanjutnya,” tandasnya.

#ris

 

 

x

Jangan Lewatkan

Sakit Hati Ditagih Utang, Petani Tusuk Tetangga

Inderalaya, BP–Gara-gara sakit hati ditagih utang,  seorang petani bernama M Ibal bin Rusli (17) warga Dusun 1 Desa Jaga Raja, ...