Home / Headline / Diduga Dendam, Wajah Suporter SFC Disiram Cuka Para

Diduga Dendam, Wajah Suporter SFC Disiram Cuka Para

2008.23.04.FerPalembang, BP

Warga Kota Palembang harus berhati-hati jika melihat aksi tawuran yang dilakukan kumpulan remaja. Bermodus tawuran, ternyata para pelaku memanfaatkan kondisi itu untuk melancarkan aksi kejahatannya seperti merampas motor korban yang telah diincarnya. Aksi itu dialami korban bernama Oktavian (17). Korban yang merupakan warga Jalan Perindustrian II Sukadami, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami Palembang, menjadi korban begal sepeda motor yang dilakukan oleh tersangka Muhamad Fazriyansah (14), seorang bocah SMP Negeri 26 Palembang dan teman-temannya.

Dalam menjalankan aksinya, komplotan begal ini bukan hanya merampas sepeda motor milik korban, melainkan sempat mengeroyok korban. Bahkan, wajah korban disiram cuka parah, sehingga korban harus menjalani perawatan medis di ICU Rumah Sakit Moehammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Menurut keterangan tersangka yang tercatat warga Jalan Sosial, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang, saat diamankan di Mapolsek Kemuning Palembang, Rabu (19/8), dirinya diringkus petugas Polsek Kemuning Palembang, Selasa (18/8), sekitar pukul 22.00.

“Jumlah kami sekitar 20 orang yang merupakan Genk Motor Joker. Kejadian itu terjadi di Jalan Sosial depan Lorong Masjid Sukabangun awalnya, saat korban membonceng rekannya. Tiba-tiba Boim salah satu rombongan kami berteriak jika korban musuh kami, lalu kami mengejar korban dan mengeroyok korban,” ujarnya.

Masih dikatakannya, saat kejadian ia hanya bertanya kepada korban saja, sedangkan rekannya yang lain memukul dan menyiramkan cuka parah itu ke wajah korban yang diketahui suporter Sriwijaya FC (SFC) bernama Ultras.

“Ultras itu memang musuh kami, karena sebelum kejadian Joel salah satu teman kami menelpon minta bantuan. Dari itulah, kami lalu berkumpul di depan Lorong Masjid hingga melihat korban melintas,” katanya.

Mengenai aksi begal motor milik korban, sambungnya, saat kejadian sepeda motor Honda Beat warna merah milik korban dirampas oleh Aji Cengkok. Sehingga, ia tidak mengetahui saat ini motor korban dijual Aji atau disimpan Aji.

“Motor yang dirampas Aji Cengkok yang membawanya, jadi saya tidak tahu Pak karena setelah kejadian itu kami berpisah hingga akhirnya saya ditangkap polisi,” jelasnya.

Kapolsek Kemuning AKP Handoko Sanjaya mengatakan, pihaknya telah mengamankan salah satu tersangka yang terlibat kasus begal motor dan penganiayaan ini. Tersangka berhasil diamankan petugas setelah melakukan penyelidikan dari laporan korban.

#rio

 

x

Jangan Lewatkan

Terjatuh Ditarik Korbannya, Begal Nyaris Tewas

Palembang, BP–Heri Dermawan (42) nyaris tewas setelah diamuk massa karena gagal kabur usai melakukan aksi begal di kawasan Monpera, Kamis ...