Home / Headline / Rishadi Masuk Kotak

Rishadi Masuk Kotak

Rishadi Fauzi tidak dipanggil manajemen SFC untuk menjalani latihan.
Dia berharap Laskar Wong Kito sukses di Piala Presiden.

Palembang, BP
Bek tengah Sriwijaya FC (SFC), Rishadi Fauzi, hingga kemarin, belum mengikuti latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang.

Setelah ditelusuri, ternyata Rishadi tidak mendapatkan panggilan manajemen SFC untuk menjalani latihan persiapan menghadapi Piala Presiden 2015. Mantan pemain Persatuan Sepakbola Indonesia Tangerang (Persita) itu ‘masuk kotak’ atau tidak masuk dalam skuad SFC.

Baca:  Hentikan Gonzales dan Samsul!

“Saya tidak ada kabar diminta gabung, sepertinya saya tidak dipanggil karena pemain sudah latihan dua hari ini,” ujar Rishadi ketika dihubungi BeritaPagi, Selasa (18/8).

Pemain berusia 24 tahun itu tidak berkomentar banyak mengenai keputusan manajemen SFC yang tidak memanggilnya. Rishadi juga tidak mengetahui apakah dia tidak dipakai di Piala Presiden saja atau juga di kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim nanti.

Baca:  Sriwijaya FC Rusak Rekor Kandang MU

Rishadi mengatakan, tidak ada penjelasan akan hal itu secara langsung dari manajemen SFC. “Saya belum tahu juga apakah buat turnamen Piala Presiden saja atau seterusnya, saya hanya menunggu saja,” kata Rishadi.

Rishadi pasrah masih berada di kampung halamannya di Tangerang. Dia mengaku belum akan merapat ke klub sepakbola lainnya. “Saya belum tahu sampai sekarang mau kemana, lihat saja nanti,” katanya.

Tambah Rishadi, meski tidak lagi menjadi bagian dari skuad SFC, dirinya mencoba bersikap legowo atas keputusan manajemen Laskar Wong Kito. Meski ada rasa kecewa, tapi Rishadi berharap tetap ada hikmah atas apa yang terjadi pada dirinya. Dia berharap SFC tampil maksimal di Piala Presiden.

Baca:  Musim Tersulit

“Meski tak dipanggil, saya harapkan Sriwijaya FC sukses di Piala Presiden, untuk saat ini saya hanya bisa bantu doa saja,” kata Rishadi.#zal
Rishadi Fauzi2ok

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Kades di OI Sudah 9 Bulan Belum Gajian

Inderalaya, BP–Sebanyak 227 kepala desa beserta para perangkat desa se Kabupaten Ogan Ilir (OI) kesal, mereka mengeluhkan tunjangan alias gaji ...