Home / Palembang / KTP-el Sering Dipakai ‘Nipu’

KTP-el Sering Dipakai ‘Nipu’

Palembang, BP
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang mengungkapkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau yang biasa disebut KTP-el sering disalahgunakan masyarakat untuk melakukan penipuan. Dalam satu bulan puluhan yang melapor ditipu akibat kelalaian pemilik.
Kepala Disdukcapil Kota Palembang Ali Sobri mengatakan awalnya KTP-el ini tidak dilaporkan hilang, tercecer, kecopetan dan sebagainya. Setelah beberapa bulan jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Karena ada kesempatan, KTP-el ini dipergunakan dengan tindak kejahatan.
“Banyak sekali contohnya, seperti kejahatan pembuatan rekening bank, pengkreditan barang-barang seperti elektronik dan sepeda motor. Laporannya terus terjadi, Idak be tiap ari,” kata Alo Sobri, usai kegiatan upacara Hut RI ke 70 di Benteng Kuto Besak (BKB), Senin (17/8).
Modus kejahatan yang dilakukan oknum masyarakat ini dikatakan Ali sangat beragam, seperti berawal dari kecopetan, lalu kehilangan KTP, setelah itu ditagih kolektor karena tidak membayar kredit. Selain itu, ada juga yang datang-datang meminta tanggung jawab karena KTP-el hilang, kemudian dicari polisi karena melakukan penipuan.
Dijelaskan hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika masyarakat benar-benar menjaga identitas pribadinya. Kemudian melaporkan jika telah terjadi kehilangan, bukan melapor saat terjadi penipuan dan sebagainya. Sebab, itu bukanlah tanggung jawab pihaknya.
“Akhir-akhir ini memang yang terjadi seperti itu, untuk itulah kami berharap ada kebijakan pusat tentang pemberlakuan sanksi administrasi ketika KTP-el itu hilang. Biar masyarakat yang punya dokumen sah ini benar-benar menjaga dan melindungi identitas pribadi ini,” kata Ali.
Terkait pencetakan KTP sendiri, Ali mengakui masih cukup banyak yang belum tercetak, selain karena mesin pencetakan hanya ada dua, gangguan listrik maupun signal ke server pusat pun menjadi kendala pihaknya untuk produksi lebih cepat. #ren
x

Jangan Lewatkan

Walikota Tentukan Lima Kepala OPD Baru Akhir Desember

Palembang, BP–Kekosongan jabatan dihindari Pemerintah Kota Palembang dengan mengadakan lelang jabaran terbuka untuk lima kepala Organisasi Kepala Daerah (OPD). Ditargetkan ...