Home / Headline / 12 Penumpang Tugboat Tenggelam, Satu Hilang

12 Penumpang Tugboat Tenggelam, Satu Hilang

IMG_96095

Palembang, BP
Sedikitnya 12 penumpang tugboat tenggelam, di kawasan perairan Sungai Musi, 35 Ilir Palembang, Senin (17/8), sekitar pukul 11.45, setelah terjadi kecelakaan transportasi air yang melibatkan tugboat kayu dengan tugboat besi.

Akibat dari kejadian itu, dikabarkan satu dari 12 penumpang tugboat kayu yang tenggelam hingga dan saat ini belum ditemukan. Namun, Tim SAR Kantor Palembang kini masih melakukan penyusuran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari korban yang hilang tenggelam.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, awalnya korban yang diketahui bernama Mita (7) menaiki tugboat kayu tersebut bersama 11 penumpang lainnya untuk menyaksikan bidar di tempat kejadian perkara (TKP).

Tiba-tiba, tugboat yang dinaiki korban mengalami tabrakan dengan tugboat besi dan diduga karena kuatnya tabrakan, sehingga tugboat kayupun pecah dan tenggelam bersama seluruh penumpang yang ada.

Kepala SAR Kantor Palembang Budi Cahyadi, melalui Kasi Operasi Inarwan menjelaskan, dari peritiwa tersebut pihaknya berhasil mengamankan sebanyak 11 penumpang. Sedangkan korban bernama Mita menghilang dan diduga tenggelam.

“Mendapat informasi tersebut, kami langsung menerjukan anggota untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Hingga kini, korban yang diketahui sebagai warga 5 Ulu Palembang belum diketemukan dan anggota juga masih terus melakukan penyisiran,” jelasnya.

Masih dikatakannya, sebelum kejadian berlangsung, diduga korban bersama 11 penumpang lainnya menaiki tugboat tersebut untuk menonton Bidar dari jarak yang lebih dekat di lokasi kejadian..

“Agar dapat melihat lebih jelas sehingga korban dan sebelas orang lainnya menaiki tugboat itu dan pergi ke tengah tapi tidak tahunya malah mengalami musibah ini,” pungkasnya. #rio

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Kades di OI Sudah 9 Bulan Belum Gajian

Inderalaya, BP–Sebanyak 227 kepala desa beserta para perangkat desa se Kabupaten Ogan Ilir (OI) kesal, mereka mengeluhkan tunjangan alias gaji ...