Home / Headline / Sudah Setor Rp225 Juta, Masih Gagal Jadi Polisi

Sudah Setor Rp225 Juta, Masih Gagal Jadi Polisi

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO MELAPOR- Titin (41), korban penipuan melapor ke Mapolresta Palembang, Rabu (12/8).

BP/BELLY CASIO
MELAPOR- Titin (41), korban penipuan melapor ke Mapolresta Palembang, Rabu (12/8).

Apes dialami Titin (41), warga Desa Pematang Panggang Kampung I, Kelurahan Pematang Panggang, Kabupaten Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini. Pasalnya, korban terpaksa merelakan uang ratusan jutanya raib, akibat ditipu dua orang kenalannya berinisial SUM dan DAH, yang diketahui merupakan pensiunan anggota Polri.

Dalam laporan yang tertuang dengan tanda bukti LP/B-1761/VIII/2015/Sumsel/Resta, kejadian tersebut berawal saat korban Titin berniat memasukan anaknya menjadi anggota polisi melalui tes Bintara pada April 2014. Saat itu korban menghubungi dua rekannya tersebut untuk meminta bantuan agar anaknya bisa lulus tes tersebut.

“Nah, saat itu saya memberikan uang sebesar Rp225 juta dengan cara di transfer ke rekening mereka (Terlapor-red). Uang itu saya berikan agar anak saya bisa masuk polisi Pak,” katanya saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (12/8).

Sebelumnya, lanjut korban, terlapor menjanjikan jika anak korban akan lulus dalam tes tersebut.

“Saat tes pada tahun 2014 tersebut ternyata anak saya tidak lulus Pak. Waktu itu saya konfirmasi ke mereka dan mereka bilang agar anak saya mengikuti tes bintara lagi tahun 2015,” jelasnya.

Namun, saat mengikuti tes Bintara tahun 2015 kemarin, lagi-lagi anak korban tidak lulus.

“Nah, mereka ini lagi-lagi meminta waktu ke saya Pak. Katanya mau ngurus masalah itu ke Mabes Polri agar anak saya bisa mengikuti pendidikan. Tapi nyatanya sampai sekarang tak ada bukti dan saya merasa ditipu Pak, makanya saya lapor polisi,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi SIk melalui Kepala SPKT Ipda Kamaruddin mengatakan, laporan korban akan segera ditindaklanjuti.

“Saat ini laporan korban sudah kita serahkan ke Unit Reskrim utuk ditindaklanjuti. Jika nantinya terbukti, terlapor akan dikenakan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan,” tuntasnya.

#bel

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Dongkrak Harga Jual Karet Melalui Inovasi Aspal Karet

Sekayu, BP–Harga karet berfluktuatif, sangat bergantung pada kondisi pasar internasional. Untuk mendapatkan harga jual yang bagus, perlu sentuhan inovasi. Salah ...