Home / Hukum / Pemalak Angkot Diringkus Polisi

Pemalak Angkot Diringkus Polisi

Palembang, BP

BP/RIO ADI PRATAMA DIPERIKSA-Kedua pemalak angkot saat diperiksa oleh petugas, di Mapolda Sumsel, Rabu (12/8).

BP/RIO ADI PRATAMA
DIPERIKSA-Kedua pemalak angkot saat diperiksa oleh petugas, di Mapolda Sumsel, Rabu (12/8).

Unit IV Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel berhasil mengamankan dua pemalak angkot jurusan Lemabang – Sayangan atas nama Rasyid (23) dan Candra (31), di Pasar Sayangan, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Selasa (11/8), sekitar pukul 14.00.

Kedua tersangka digiring petugas ke Mapolda Sumsel setelah tepergok memalak sopir angkot Jurusan Sayangan dengan nomor lambung 141. Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa uang senilai Rp24 ribu.

Menurut keterangan tersangka Rasyid, warga Jalan Kenten Laut, RT 15 RW 12, Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Banyuasin, Provinsi Sumsel, saat diperiksa di Mapolda Sumsel, Rabu (12/8), ia memalak bersama rekannya Chandra, warga Boombaru, Lorong Manggar II, Kecamatan IT II Palembang.

“Di sana kami memang khusus meminta uang dengan sopir angkot jurusan Sayangan saja Pak. Tidak ada kelompok lain hanya kami berdua saja di sana, tiap meminta tidak kami tentukan, kadang-kadang dikasih Rp1000 sampai Rp2000,” ujar bapak dua anak ini.

Masih dikatakan tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini, setelah terkumpul, uang tersebut disetorkan kepada By (DPO). Dari penyetoran itu ia memperololeh uang sebesar Rp50 ribu.

“Saya tiap meminta tidak pernah memaksa atau mengancam sopir angkot Sayangan Pak. Kalau dikasih saya ambil, jika tidak diberi tidak apa-apa Pak,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit III Ditreskrimun Polda Sumsel AKBP Irsan Sinuhaji, melalui Kanit IV Kompol Zainuri mengatakan, penangkapan kedua tersangka ini selain operasi premanisme secara rutin juga menindaklanjuti atas laporan masyarakat yang mengeluh dengan aksi kedua tersangka ini.

“Jadi kedua tersangka ini memalak di lokasi penangkapan dan tertangkap saat meminta uang dengan sopir angkot di sana. Akibat ulahnya, kedua tersangka bakal dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan,” tutur Zainuri.

#rio

 

x

Jangan Lewatkan

Petani Tewas Ditembak Pencuri

Muarabeliti, BP–Diduga memergoki aksi pencurian, Koni (49) tewas dengan luka tembak di dada dan luka bacok di kepala. Peristiwa yang ...