Home / Headline / Ariansyah Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Ariansyah Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Palembang, BP

BP/RIO ADI PRATAMA REKONSTRUKSI-Ariansyah, tersangka perampokan disertai pembunuhan terhadap korban Rahman Della saat memerankan langsung adegan per adegan, Rabu (12/8).

BP/RIO ADI PRATAMA
REKONSTRUKSI-Ariansyah, tersangka perampokan disertai pembunuhan terhadap korban Rahman Della saat memerankan langsung adegan per adegan, Rabu (12/8).

Rekonstruksi (peragaan ulang) tindak pidana perampokan disertai pembunuhan yang dilakukan tersangka Ariansyah (26), seorang guru Matematika yang mengajar di SMA Negeri Sumsel terhadap korban Rahman Della (18), memerankan sebanyak 43 adegan.

Dalam rekonstruksi yang digelar pihak kepolisian dari Mapolresta Palembang langsung diperankan oleh tersangka Ariansyah, di rumah korban yang berada di Jalan Sukabangun II, Lorong Beringin, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang, Rabu (13/8) sekitar pukul 10.00.

Pantauan di lapangan, warga sekitar pun memadati untuk menyaksikan jalannya rekonstruksi, sehingga demi keamanan tersangka serta kelancaran jalannya rekonstruksi. Beberapa anggota polisi baik dari Mapolsek Sukarami Palembang dan Mapolresta Palembang turut disiagakan dalam rekonstruksi tersebut.

Menurut keterangan ibu angkat korban, Masyitoh (55), sehari sebelum kejadian, tersangka juga sudah sempat datang ke rumah menemui dirinya untuk meminjam uang Rp10 juta. Pada saat itu, tersangka tidak dipinjami karena Masyitoh tidak memiliki uang sebesar itu dan hanya memiliki uang senilai Rp1 juta.

“Saat saya tidak pinjami uang itu, dia malah marah-marah dan seakan tidak percaya sama saya. Dia juga sempat bertanya di tabungan dengan memaksa. Saya jawab kalau Rp1 juta ada tetapi dia tetap saja tidak mau,” kata Masyitoh, saat dijumpai usai rekonstruksi.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi menjelaskan, rekonstruksi ini digelar untuk memenuhi penyidikan perkara yang akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel. Dari hasil rekonstruksi yang digelar, sambung Suryadi, terlihat tersangka memang sudah ada niat untuk melakukannya aksinya. Dan tidak ditemukan kejanggalan lainnya dalam rekonstruksi tersebut.

“Tersangka bakal dijerat Pasal 365 dan 340 KUHP, karena tersangka sudah melakukan aksi perampokan disertai pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun,” pungkas Suryadi.

#rio

 

 

x

Jangan Lewatkan

Lahan Diserobot , Puluhan Petani Padi Asal OKI Tidak Menanam Padi

Palembang, BP Puluhan petani padi dari tiga Desa (Tirtamulya, Tepungsari, Margatani) Kecamatan Airsugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terancam tidak ...