Home / Bisnis / Petugas Pajak Bidik Pasar 16 Ilir

Petugas Pajak Bidik Pasar 16 Ilir

Palembang, BP

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palembang Ilir Timur membidik potensi pajak pedagang Pasar 16 Ilir. Usaha ini dilakukan agar Wajib Pajak (WP) patuh dan untuk meningkatkan pendapatan pajak.

Kepala KPP Pratama Palembang Ilir Timur Monang Manik mengatakan, secara data statistik setidaknya ada sekitar 5.600 kios dan ruko yang seharusnya terdaftar atau memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), namun meski sudah di lakukan upaya sensus pada tahun 2011, 2012, dan 2013, WP yang memiliki NPWP hanya ada sekitar 30 persennya saja dan dari 30 persen ini baru 50 persennya yang patuh atau aktif melaporkan dan memenuhi kewajibannya.

Baca:  Stok Sayur Melimpah, Tapi Harganya Naik

“Pasar 16 Ilir merupakan pusat perdagangan terbesar di Sumsel, dan secara potensi sangat besar,” katanya saat ditemui di Pasar 16 Ilir, Selasa (11/8). Melihat dari hal ini, maka setidaknya dari jumlah pedagang dan kios yang ada, income pajak yang bisa diterima per tahun dari sentra perdagangan di pasar ini paling sedikit Rp5,6 miliar. Itupun jika penghitungan diambil paling minimal setiap pedagang membayar pajak Rp1 juta per tahun.

Baca:  Garuda Bidik Transaksi Rp6 Miliar

“Dari aktivitas perdagangan, sepertinya penerimaan pajak dari pedagang bisa lebih tinggi lagi. Oleh karena itu, KPP Pratama Palembang mengambil langkah dengan mengadakan sosialisasi secara langsung kepada pedagang lewat program ‘Gerebek Pasar’ dengan melibatkan tim, salah satunya dari pegawai kantor Kelurahan 16 Ilir,” katanya.

Untuk memenuhi target, agar semua pedagang yang berada di kios dan ruko memiliki NPWP dan menjadi WP yang patuh melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak bulanan dan tahunan, KPP Pratama Palembang Ilir Timur terjunkan 24 personel pegawai pajak dibantu empat pegawai lurah mengadakan blusukan ke pedagang di kawasan 16 Ilir.

Baca:  Distribusi Unit Ford Diperpanjang

“Kegiatan ini akan kami lakukan dari 11 Agustus sampai 11 September mendatang. Tahap awal ini kami akan lakukan gerebek pasar di semua wilayah Pasar 16 Ilir, kecuali gedung Pasar 16 Ilir yang baru akan dilakukan pada akhir Agustus,” jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya penambahan bidikan WP, target penerimaan pajak diharapkan dapat meningkat. Tahun ini, target penerimaan pajak di KPP Pratama Palembang Ilir Timur Rp1, 907 triliun. “Hingga semester II berjalan di tahun 2015 ini, income pajak baru mencapai 38 persen,” katanya.#pit

x

Jangan Lewatkan

Dirut PT Bukit Asam Arviyan Arifin: Pabrik Pengolahan Gasifikasi Batubara Beroperasi 2022

Jakarta, BP–Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin, Direktur Utama  PT Pertamina (Persero) Elia massa Manik, Direktur Utama PT ...