Home / Hukum / Minta Hukuman Seringan-ringannya

Minta Hukuman Seringan-ringannya

20150811_134406

Palembang, BP

Yusuf (28) yang duduk sebagai terdakwa perkara tindak pidana penggelapan hanya bisa tertunduk lesu saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (11/8).

Bahkan saat diberikan hak untuk membuat pembelaan, terdakwa hanya bisa berharap majelis hakim dapat menjatuhkan hukuman lebih ringan dari tuntutan dua tahun enam bulan yang diajukan JPU Iskandarsyah Alam.

“Saya hanya minta hukuman ini seringan-ringannya. Karena anak saya masih kecil, baru berusia 1,5 tahun dan saya sangat menyesal serta berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ujar terdakwa.

Dengan demikian, majelis hakim yang diketuai Togar meminta waktu selama satu minggu ke depan untuk menyiapkan amar putusan. “Sidang hari ini (kemarin-red) kita tunda hingga pekan depan,” tegas hakim. Dalam tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut, terdakwa dinyatakan secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 372 KUHP.

Karena dianggap telah menggelapkan satu unit sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi BG 6651 AAO yang masih dalam proses kredit di PT FIF, dengan kesepakatan angsuran sebesar Rp574.000 per bulan selama tiga tahun.

Adapun tindak pidana penggelapan tersebut dilakukan terdakwa di Jalan Harapan, dekat Sekolah Alam, Kecamatan SU I Palembang, pada 20 Mei, lalu. Bermula pada 6 Maret terdakwa membeli sepeda motor secara kredit dan sempat melakukan satu kali pembayaran.

Namun di bulan berikutnya terdakwa tidak lagi membayar dan sejumlah komponen sepeda motor telah dijual kepada Asri seharga Rp1.500.000, dengan alasan untuk biaya berobat anaknya.

Kemudian saat pihak perusahaan melakukan penagihan untuk bulan Mei, terdakwa tidak pernah ada di tempat dan berjanji mengembalikan sepeda motor karena sudah tidak sanggup lagi membayar.

Akan tetapi saat akan dilakukan penarikan sepeda motor sesuai perjanjian, perwakilan perusahaan hanya bertemu dengan dua orang anak kecil yang menyerahkan sepeda motor dalam kondisi tidak utuh lagi. #ris

x

Jangan Lewatkan

Pulang Karena Rindu Keluarga, Buronan Pembunuh Ditangkap

Palembang, BP–Karena rindu dengan keluarga setelah 10 bulan kabur ke Jambi, Rusdianto (43), buronan kasus pembunuhan akhirnya pulang ke rumah. ...