Home / Sumsel / Ogan Komering Ilir / Lestarikan Adat Budaya, Iskandar Lantik Pembina Lembaga Adat

Lestarikan Adat Budaya, Iskandar Lantik Pembina Lembaga Adat

Lantik---Pembina lembaga adat diminta menjaga kelestarian kebudayaan OKI agar tetap lestari-2

Kayuagung, BP

Pemerintah Kabupaten OKI berupaya melestarikan adat istiadat dan kebudayaan di daerah melalui lembaga adat. Selasa (11/8), Bupati OKI Iskandar, SE melantik sembilan anggota lembaga adat untuk masa jabatan 2015 hingga 2020.

Tokoh masyarakat  yang dilantik di antaranya Drs H Amin Djalalen sebagai ketua berasal dari Kecamatan Kayuagung, H Baharuddin Hambali, BA sebagai Wakil Ketua berasal dari Kecamatan Jejawi, Tirta Hernadi, SH sebagai Sekretaris berasal dari Kecamatan Pedamaran, H Kramajaya sebagai bendahara berasal dari Kecamatan Kayuagung, Drs H Syaiful Ardhan sebagai anggota berasal dari Kecamatan Kayuagung, H Aboe Amein Taher sebagai anggota berasal dari Kayuagung, H.Arpan sebagai anggota berasal dari Kecamatan Pampangan, H Tairon sebagai anggota berasal dari Kecamatan Lempuing Jaya, serta H Syaiful Bahar sebagai anggota berasal dari Kecamatan Tanjung Lubuk.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKI Novi Herlambang,SE,MM mengatakan, lembaga adat ini merupakan organisasi yang dibentuk sebagai mitra dari pemerintahan Kabupaten OKI.

”Diharapkan dengan telah terbentuknya kepengurusan lembaga adat yang baru dapat melestarikan kebudayaan juga tradisi adat istiadat yang ada di Kabupaten OKI agar tidak sirna dan tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu Bupati OKI iskandar SE setelah menyerahkan SK kepengurusan pembina lembaga adat Kabupaten OKI tahun 2015 – 2020 mengatakan, pemerintah menganggap perlu adanya kepengirusan lembaga adat untuk melestarikan kebudayaan. #ros

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Baru Ditinggal Tuannya, Atap Rumah Dinas Bupati OKI Ambruk

Kayuagung, BP–Bubungan atau atap rumah dinas Bupati Ogan Komering Ilir ambruk, Selasa (27/2) sekitar pukul 19.00. Kejadian itu langsung mendapat ...