Home / Headline / 11 Ton Kelapa Sawit Curian Gagal Dijual

11 Ton Kelapa Sawit Curian Gagal Dijual

20150811_113759

Palembang, BP
Sebanyak 11 ton buah kelapa sawit hasil curian gagal dijual. Rusman Efendi (45) dan Rahmat Purwanto (30) yang sehari-hari bekerja sebagai petani karet mencuri kelapa sawit milik PT London Sumatera (Lonsum) di Desa Cempaka Sakti, Kecamatan Ikim Timur, Kabupaten Lahat dan aksinya tepergok petugas PT Lonsum saat tengah mengangkut ke sebuah truk.

Kedua tersangka yang tinggal bertetangga di Jalan Desa Cempaka Sakti, Kecamatan Ikim Timur, Kabupaten Lahat, beserta barang bukti diserahkan petugas PT Lonsum kepada Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel untuk diamankan di Mapolda Sumsel, Selasa (11/8).

Menurut keterangan tersangka Rusman, ia bersama rekannya, Rahma Purwanto, tidak mengambil berdua saja, melainkan memang sudah kesepakatan dengan warga Desa Cempaka Sakti yang berjumlah sebanyak 45 orang untuk mengambil kelapa sawit di sana.

“Kami dua Minggu sekali mengambil, kadang setiap mengambil dapat dua ton kelapa sawit yang kami angkut menggunakan truk yang disewa. Dan mengambilnya juga menggunakan egrek (alat untuk memotong kelapa sawit-red),” ujar tersangka Rusman.

Setelah mengambil kelapa sawit yang berada di Inti, masih dikatakan Rusman, ia menyerahkan kepada anggota tim untuk dijual kepada Kantor Urusan Desa (KUD) setempat seharga Rp150 per kilogram. Dari hasil penjualan tersebut, uang yang diperoleh dibagi rata dengan penduduk desa.

“Total sekitar 45 orang yang turun untuk mengambil. Kami biasanya tidak masalah mengambil kelapa sawit di Inti itu karena yang lainnya juga mengambil di sana. Dari hasil penjualan kami rata-rata memperoleh uang sekitar Rp75 sampai Rp100 ribu,” katanya. #rio

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...