Home / Palembang / Rapat Pimpinan Provinsi Kadin Berlangsung Tertutup

Rapat Pimpinan Provinsi Kadin Berlangsung Tertutup

IMG_00001210

Palembang, BP

Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimpro) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) di Arista Hotel, Jumat(7/8) berlangsung tertutup. Rapat yang dimulai sekitar pukul 15.00 ini tidak diperbolehkan panitia untuk diliput sejumlah awak media. Rapat yang informasinya membahas tentang penjaringan Ketua Kadin Sumsel yang baru ini bahkan terkesan ditutup-tutupi.

 

Salah satu petugas penerima tamu rapat yang tidak diketahui namanya ini mengatakan di dalam sedang ada rapat internal dan tidak ada perintah untuk diliput media. Media pun tidak diperbolehkan melakukan peliputan saat rapat ini berlangsung.

 

“Maaf Mas, ini rapat internal. Tidak ada perintah dari atasan media boleh masuk. Nanti setelah selesai saja baru wawancara, itupun jika nara sumber bersedia,” ujar petugas ini yang bersikeras tidak boleh diliput.

 

Setelah rapat berlangsung satu jam lebih, Ketua Kadin Sumsel Ahmad Rizal keluar dari rapat untuk melakukan ibadah. Dia mengatakan jika di dalam sedang ada rapimpro membahas tentang kapan penjaringan Ketua Kadin Sumsel yang baru, akan dilakukan.

 

Rizal mengatakan jika masa jabatanya habis pada 12 oktober 2015 setelah diperpanjang dua bulan, setelah itu dirinya menegaskan untuk tidak berhak lagi atas jabatan berikutnya kerena sudah dua periode kepemimpinan.

 

“Saat ini beberapa daerah belum ada pengurus definitif yang masih menjabat hanya lima kabupaten itu pun sudah hampir berakhir,” katanya.

 

Dia menjeleskan Kepala Kadin provinsi harus dilakukan minimal 2/3 dari seluruh kepala kadin di kabupaten/kota. Belum terbentuknya kepengurusan definitif di kabupaten kota membuat Kadin Sumsel belum bisa menentukan siapa yang akan menggantikan kepala kadin saat ini. #ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kasus Surat Suara Tercoblos, NasDem Minta Waspadai Skenario Kotor

Jakarta, BP — DPP Partai NasDem menduga ada cara-cara kotor dilakukan terkait surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia. Polisi dan Bawaslu ...