Home / Headline / Pelantikan di OI Hari Ini Bisa Dibatalkan

Pelantikan di OI Hari Ini Bisa Dibatalkan

  • Mawardi Rotasi 63 Pejabat

IMG_4546

Palembang, BP

Mawardi Yahya diketahui melantik sejumlah pejabat di Pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (7/8). Hal tersebut menimbulkan pertanyaan karena Surat Keputusan (SK) Pemberhentian Mawardi Yahya sebagai Bupati Ogan Ilir dari Kementerian Dalam Negeri resmi berlaku per 29 Juli lalu.SK Mendagri nomor 131.16.4687 tahun 2015 tersebut telah diterima oleh Pemprov Sumsel sejak Rabu (5/8) lalu.

Kepala Biro Otonomi Daerah Amsin menjelaskan, pihaknya telah memberitahukan adanya SK tersebut kepada Pemkab OI sejak Rabu.”Tadinya ada yang sudah mau mengambil surat sejak Kamis (6/8). Tapi ditunggu-tunggu tidak datang juga. Kita sudah kirim salinan SK ke Pemkab Ogan Ilir melalui staf Biro Otda Sumsel, tadi pagi sekitar pukul 08.30. Lalu pada pukul 09.30 sudah diterima langsung oleh Sekda Ogan Ilir,” ujarnya, hari ini.

Amsin mengatakan, hal tersebut tentunya jadi membingungkan sebab kenapa bisa Mawardi melantik pejabat, padahal Pemprov Sumsel sudah memberikan surat pengantar pada 5 Agustus lalu.Amsin menjelaskan, setelah SK tersebut diterima Pemkab Ogan Ilir, harusnya bisa langsung ditindaklanjuti. Selanjutnya pucuk pemerintahan diserahkan kepada Wakil Bupati yang otomatis menjadi Pelaksana Harian Bupati setelah SK tersebut berlaku.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sumsel H Mukti Sulaiman mengaku belum mengetahui adanya SK ataupun pelantikan yang dilakukan Mawardi. “Saya belum tahu. Justru (surat pemberhentian Mawardi-red) saya benar-benar belum tahu,” ujarnya.Namun, ia menjelaskan, kalaupun memang benar Mawardi sudah berhenti dari tugasnya selaku Bupati Ogan Ilir, maka tidak boleh melantik atau melakukan tugas tersebut. “Itu (melantik pejabat Ogan Ilir-red) tidak boleh,” sambungnya.

Pihaknya akan segera mempertanyakan hal tersebut kepada Pemkab Ogan Ilir untuk diklarifikasi dan dicari kebenarannya. “Kalau nanti memang ada kesalahan, (pelantikan-red) akan kita evaluasi. Apalagi jika menyalahi aturan, (pejabat yang dilantik Mawardi-red) akan dicabut,” bebernya.

Meski begitu, Mukti mengatakan saat ini sudah banyak ketentuan ASN (aparatur sipil negera) yang diganti. Sehingga akan kembali dipelajari terkait masalah itu.”Harusnya sudah berakhir kalau benar SK resmi keluar. (Pelantikan) bisa dibatalkan. Tapi kita lihat dulu kesalahannya. Tapi sampai saat ini saya belum dengar,” jelas Mukti.Diketahui, Mawardi Yahya melakukan pelantikan terkait rotasi yang ia lakukan kepada 61 pejabat eselon 2, 3, dan 4 yang berada di lingkungan Pemkab OI, hari ini. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kasus Korupsi Alkes RSUD OKUT Masuk Tahap Tuntutan

Palembang, BP–Penyidik Kejati Sumsel dan Kejari OKU Timur menyatakan penyidikan terhadap dr Dora Djunita Pohan, mantan Direktur RSUD OKU Timur, ...