Home / Headline / Kantor KPU OI Dihancurkan Massa Anarkis

Kantor KPU OI Dihancurkan Massa Anarkis

DSC_0207

Inderalaya, BP

Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ogan Ilir (OI) dirusak dan dihancurkan ratusan massa yang melakukan  unjuk rasa anarkis dari salah satu pasangan calon bupati yang tidak terima lantaran tidak masuk dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT), Jumat (7/8). Dalam aksi demo tersebut setidaknya 2 korban ditembak menggunakan peluru hampa dan di evakuasi menggunakan mobil ambulans

Kejadian tersebut terjadi saat simulasi pengamanan pilkada yang dilakukan oleh anggota Mapolres OI bekerjasama dengan Brimob Polda Sumsel Kompi C OI

Massa merangsek masuk dan berusaha menemui Ketua KPU OI yang diperankan oleh Kapolsek Muarakuang Iptu Iriansyah untuk menanyakan masalah tersebut. Petugas negosiator Polres OI berusaha menenangkan massa untuk bernegosiasi.

Tidak terima dengan penjelasan, massa yang sudah emosi langsung melemparkan benda-benda ke arah Ketua KPU. Ketua KPU OI dan anggota langsung dievakuasi oleh anggota Brimob Polda Sumsel bersenjata lengkap.

Pengendali Massa (Dalmas), Polres OI yang sudah disiagakan mendapat serangan dari pengunjuk rasa. Massa makin beringas dan terus melemparkan benda dan berusaha memukul mundur anggota Dalmas.

Massa akhirnya berhasil merusak kantor KPU OI hingga porak poranda serta membakar ban bekas

Situasi tidak terkendali sehingga Brimob Polda Sumsel dengan tameng diterjunkan untuk memukul mundur massa serta melepaskan tembakan gas air mata.

Mobil water canon yang sudah disiagakan menyemprotkan air untuk memecah konsentrasi massa. Tim penembak jitu akhirnya dikerahkan untuk melumpuhkan massa yang terus anarkis. Tembakan dilontarkan hingga mengenai pengunjuk rasa. Dua provokator dan dua pengunjuk rasa tertembak dibagian kaki dan massa membubarkan diri.

Simulasi tersebut dilaksanakan di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT), Pemkab OI, Jumat (7/8), dipimpin oleh Kapolres OI AKBP Denny Y Putro juga disaksikan Bupati OI, H. Mawardi Yahya, Ketua DPRD OI, Ahmad Yani, Ketua KPU OI, Anahrir dan anggota, Panwaslu, Bakal calon, Timses pasangan calon, TNI, pejabat dilingkungan Pemkab OI.

Bupati OI H Mawardi Yahya mengatakan, dirinya berharap pilkada nanti tidak terjadi kerusuhan dan menghimbau kepada seluruh timsukses pasangan calon untuk lebih mendahulukan musyawarah daripada bersifat anarkis.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga situasi dan kondisi OI agar tetap kondusif. Mari kita sukseskan pilkada,”katanya

Sementara itu, Kapolres OI AKBP Deny Y Putro menambahkan, simulasi tersebut rangkaian kegiatan Polres OI dalam menghadapi Pilkada OI mendatang.

“Ini adalah simulasi, dan berharap tidak terjadi yang sesungguhnya. Kita intinya bersama seluruh jajaran baik TNI, Bromob dan lainnya siap mengamankan Pilkada,” katanya. #hen

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Apriyadi: Tahun 2018 Piala Adipura Harus Kembali ke Muba

Sekayu, BP–Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin targetkan meraih kembali piala adipura ke-12 pada tahun 2018, yang mana gagal pada tahun 2017 ...