Home / Headline / Bayar Pajak Motor Curian Terblokir

Bayar Pajak Motor Curian Terblokir

  • Penadah Motor Curian Dibekuk Polisi

20150806_141945

Palembang, BP
Wagimin (35), seorang penadah motor hasil curian dipaksa petugas menginap di balik prodeo Polsek Kemuning Palembang, Kamis (6/8). Tertangkapnya Wagimin yang sehari-hari berjualan jual beli motor bekas setelah korban yang diketahui bernama Irwan membayar pajak motor Honda Vario warna putih nomor polisi (nopol) BG 6197 AAG di Samsat Palembang.

Namun, saat melakukan pembayaran di Samsat Palembang motor tersebut telah diblokir sehingga diamankan petugas setempat untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, ternyata Irwan membeli motor tersebut dari Rakim dan Rakim ternyata membeli dari tersangka Wagimin, warga Lorong Sidokarto, RT 10 RW 3, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Palembang.

Menurut pengakuan Wagimin, saat diamankan di Mapolsek Kemuning, ia membeli motor tersebut dari seorang pria yang tidak ia ketahui identitasnya. Dari transaksi tersebut dirinya membeli dari pelaku yang diduga telah mencuri sebesar Rp9,8 juta.

“Saya tidak kenal, tetapi karena saya orang Jawa jadi kenal atau tidak manggilnya tetap kakak begitu Pak. Dia itu datang langsung ke tempat usaha jual beli motor milik saya dengan menjual motor itu lengkap beserta BPKB dan STNK,” ujar tersangka Wagimin.

Masih dikatakan tersangka Wagimin, setelah transaksi pembelian itu, selang beberapa menit kemudian datang pembeli yang diketahui Rakim untuk membeli motor tersebut. Setelah setuju motor tersebut dibelinya senilai Rp10,2 juta.

“Dari penjualan itu saya hanya mengambil untung Rp400 ribu. Tetapi saya tidak tahu jika motor yang dijual orang pertama itu adalah motor hasil curian, karena saat menjual lengkap ada dokumen-dokumen dan kuncinya juga merek Honda,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kemuning Palembang AKP Handoko Sanjaya, didampingi Kanit Reskrim Iptu Yahya Roni menjelaskan, tersangka Wagimin ini berhasil ditangkap setelah pengembangan dari pihak ketiga membayar pajak yang terblokir di Samsat Palembang.

“Irwan sebagai korban diamankan saat membayar pajak, setelah petugas Samsat Palembang berkoordinasi dengan kami dan mengambil keterangan dari Irwan, ia membeli dari Rakim. Dari Rakim ini kami menangkap Wagimin,” jelas Handoko. #rio

x

Jangan Lewatkan

Lahan Diserobot , Puluhan Petani Padi Asal OKI Tidak Menanam Padi

Palembang, BP Puluhan petani padi dari tiga Desa (Tirtamulya, Tepungsari, Margatani) Kecamatan Airsugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terancam tidak ...