Home / Olahraga / Gulat Tuntut Masuk Pelatda

Gulat Tuntut Masuk Pelatda

Palembang, BP

Pengurus provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Sumatera Selatan hingga kini belum terbentuk. Meski begitu, pegulat-pegulat provinsi ini mampu tetap eksis dan mengukir prestasi.

Di pengujung tahun 2014 silam, pegulat Sumsel berhasil membawa pulang enam medali perak dan dua perunggu pada Kejuaran Senior Gulat di Jakarta. Sementara pada PON Riau 2012, pegulat provinsi ini menyumbang perunggu.

Berikutnya, tim gulat Sumsel yang di bawah binaan pelatih Deni Syahputra dan Suhardin, membidik Kejuaraan Terbuka di Semarang pada 1-7 September 2015. Mereka juga dipersiapkan untuk ajang Pra-PON di Jambi pada November.

Mengingat pentingnya even yang akan diikuti tersebut, Deni Syahputra meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan untuk mengikutsertakan para pegulatnya pada pemusatan latihan daerah (Pelatda) untuk Pekan Olahraga Wilayah.

“Kami tidak ingin dianaktirikan. Kami ingin diikutsertakan pada Pelatda Porwil pekan depan. Tapi, KONI sepertinya tak memberikan peluang bagi kami yang ikut Pra-PON, bukan Porwil,” keluhnya, Rabu (5/8).

Diakuinya, gulat memang tidak memiliki kepengurusan di tingkat provinsi. Namun demikian, pegulat-pegulatnya bisa terus eksis dalam menghadirkan prestasi.

“Kita tak punya PGSI wilayah, jadi yang jalan kami pelatih dan sekretaris serta bendahara yang mengurus segala sesuatunya mengenai pendanaan di KONI Sumsel,” ujar Deni.

Ia berharap, atlet-atlet binaannya boleh mengikuti Pelatda Porwil. Sehingga semangat mereka bisa tumbuh untuk menghadapi Pra-PON nanti.

Kepala Pembinaan Prestasi KONI Sumsel Dr Meirizal Usra mengatakan, bukan hanya cabang gulat yang meminta masuk Pelatda, tapi juga cabang lain. Pihaknya tentu akan mempertimbangkan.

“Tidak hanya gulat, karate, voli, tenis juga mengajukan. Jika dananya ada, kenapa tidak. Tapi nanti kita lihat memungkinkan atau tidak,” ujar Meirizal.

Disinggung mengenai kemungkinan apakah cabor yang ikut Pra-PON bisa mengikuti Pelatda untuk atlet-atlet Porwil, Meirizal enggan memberikan pernyataan secara tegas. “Kemungkinan itu pasti ada, tapi lihat dulu nanti dananya,” ujarnya. O sug

x

Jangan Lewatkan

Gulirkan Turnamen Galatama 2018

H Handry Pratama Putra   Palembang, BP Galatama hadir kembali. Namun bukan seperti kompetisi sepakbola paling bergengsi di Indonesia pada ...