Home / Palembang / Peringatan Pemerintah Kota Tidak Digubris

Peringatan Pemerintah Kota Tidak Digubris

 Palembang, BP

Sejumlah pedagang kakilima (PKL) di Jalan Demang Lebar Daun atau persisnya di seberang Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Khadijah tetap saja berjualan di pinggir jalan, kendati sudah ada peringatan dari Pemerintah Kota Palembang untuk segera pindah.

Saat ini, Pemkot Palembang telah menyiapkan surat peringatan (SP) yang ketiga atau terakhir agar pedagang tersebut mulai bergerak meninggalkan lokasi saat ini untuk segera menempati lokasi berdagang baru di Jl Way Hitam Palembang.

Kepala Dinas PUBM dan PSDA Palembang Darma Budhy mengatakan Pemerintah Kota akan melakukan penataan kota, namun pedagang masih banyak yang bertahan di lokasi. Padahal sudah ada tempat pengganti yang sudah disediakan pemerintah.

“Sudah ada lokasi baru di Jalan Way Hitam seluas lebih kurang 183×10 meter persegi tersebut pun benar-benar akan ditata agar terlihat rapi. Jika tetap tidak mau pindah akan diberikan surat peringatan ke 3,” katanya.

Kendati demikian dikatakan pihaknya masih ingin mensosialisasikan rencana pemerintah ini, sebab lokasi baru yang disiapkan saat ini masih belum selesai.

Menurutnya sedikitnya ada 86 pedagang yang akan direlokasi dengan rincian 52 pedagang gorengan dari depan Siti Khadijah serta 34 pedagang dari Jl Kapten Anwar Arsyad. Untuk penentuan petak pun, direncanakan akan dilakukan melalui sistem pengundian.

Rencananya, akan disiapkan 88 petak yang dengan tiap petak berukuran 2×4 meter persegi. Tak hanya pedagang gorengan, tetapi ada pula pedagang nasi goreng ataupun kios-kios kecil yang menjual rokok.

Diperkirakan nantinya dikelompokkan berdasarkan jenis dagangan. Namun, ada juga rencana pemisahan agar pembeli dapat bebas memilih dimana akan membeli makanan. Di lahan yang ada itupun dipastikan akan disiapkan parkir khusus sehingga tidak akan menyebabkan kemacetan.

Pemerintah melihat kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Demang Lebar Daun karena parkir pembeli yang memakan badan jalan. Terlebih parkir kendaraan hampir memakan sebagian badan jalan dan juga menimbulkan kesan kumuh di jalan protokol tersebut.

Pemerintah ingin mengembalikan fungsi trotoar di jalan tersebut juga, karena pejalan kaki akan terganggu karena pedagang jualan di trotoar. Nantinya, jika telah direlokasi, kawasan lama tersebut akan dipasang plang ‘Dilarang Berjualan’ untuk menghindarkan munculnya pedagang-pedagang baru yang justru akan semakin merepotkan. #ren

x

Jangan Lewatkan

Pemkot Tanggung 18 Persen Bunga Pinajaman 1000 UKM

Palembang, BP — Pemerintah Kota Palembang menanggung bunga 18 persen pertahun dari dana pinjaman 1000 Usaha Kecil Menengah (UKM) tahun ini. ...