Home / Headline / Parkir Sembarangan, Puluhan Motor ‘Dikandangkan’

Parkir Sembarangan, Puluhan Motor ‘Dikandangkan’

 20150804-01226

Palembang, BP

Sedikitnya 10 kendaraan yang terparkir di depan kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di POM IX diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Selasa (4/8).

Sepeda motor ini dianggap sudah melanggar Peraturan Daerah (Perda) karena parkir sembarang dan terpaksa dikandangkan. Pemilik sepeda motor yang harus mendatangi kantor Dishub Palembang dengan membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan surat kepemilikan lainnya.

Kepala Unit (Kanit) Patroli Dishub Palembang Jufri mengatakan pihaknya terus melakukan penertiban ke seluruh kawasan tertib lalu lintas. “Kan sudah jelas ada rambu dilarang stop atau dilarang parkir. Tapi masih saja ada kendaraan yang stop. Jika mobil kami kunci roda, tapi motor akan langsung diangkut dengan mobil derek,” beber tegas Jufri.

Hingga kini dari beberapa hari operasi ini dikatakan ada sekitar 50 motor yang dikandangkan di Dishub Palembang. Bahkan saat ditemui di sela-sela penertiban akan ada banyak kendaraan lagi yang bakal diangkut jika tidak mengindahkan aturan.

“Kami sudah tegaskan dan tidak akan mentolelir lagi pengendara yang sa parkir sembarangan. Pihaknya akan melakukan penilangan sesuai dengan prosedur yang ada. Nanti pemilik kendaraan akan disidang yustisi. Besaran dendanya sesuai dengan ketentuan hakim,” katanya.

Sementara Kepala Pengendalian dan Pengawasan Operasional (Wasdalops) Dishub Palembang, Isranedy mengatakan, pihaknya memang terus aktif berkeliling untuk memantau dan menindak pelanggaran parkir. Seperti, pelanggaran parkir pada rambu larangan parkir, pola parkir yang tidak  sesuai ketentuan, parkir berlapis atau parkir di trotoar.

“Setiap hari ada lima kali petugas patroli yang selalu berkeliling untuk memantau kawasan tertib lalu lintas. Kalau ada yang melanggar, itu akan langsung ditindak. Seperti dengan pemasangan kunci roda bagi mobil yang sembarangan parkir atau motor yang langsung diangkut dengan mobil derek,” katanya.

Efek jera yang dilakukan ini menurut pihaknya akan mengingatkan para pengguna jalan untuk dapat tertib bukan hanya saat ada penindakan. Kemacetan jalan ini faktor besarnya bukan hanya kendaraan yang tinggi, namun juga banyak pelanggaran parkir yang terjadi, sebab jalan protokol sebenarnya sudah cukup luas. #ren

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...