Home / Sumsel / Lubuklinggau / Jalan Lintas Sepi Penjual Batu

Jalan Lintas Sepi Penjual Batu

Lubuklinggau, BP
Fenomena batu akik di wilayah Kota Lubuklinggau dan sekitarnya mulai benar-benar redup. Kenyataan ini dapat dilihat dari minimnya penjual bahan batu akik di sepanjang jalan lintas yang menghubungkan Kota Lubuklinggau-Provinsi Jambi dan Kota Lubuklinggau-Provinsi Bengkulu, khususnya di pinggiran ruas Jalan Ahmad Yani serta Garuda.

Pantauan di lapangan, Senin (3/8), biasanya puluhan penjual bahan batu akik berasal dari wilayah Kabupaten Musirrawas Utara (Muratara) berjejer menjajakan barang dagangannya di sepanjang Jalan Ahmad Yani, persisnya dekat lampu merah simpang Kenanga II, Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Kemudian, di sepanjang trotoar depan Taman Kurma, kompleks Masjid Agung Assalam, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Menurut penuturan Man (41), salah seorang penjual batu di lampu merah Simpang Kenanga II, hampir satu minggu belakangan dia dan teman-temannya berhenti menjual batu akik karena sepi pembeli. Sebagian besar diantara mereka mulai mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari rumah tangganya.

“Pembeli batu sepi, ya lebih baik ngojek atau kerja bangunan. Seminggu belakangan terkadang tiap harinya hanya laku satu atau dua bongkah bahan batu akik dengan harga Rp5.000 atau Rp10.000. Tapi paling sering tidak ada sama sekali pembeli. Padahal kami sudah menjual rugi dari modal untuk membeli batu akik di pengepul batu,” bebernya.

Dia sudah mencoba belbagai macam cara untuk menjual bahan batu akik sisa miliknya. Mulai dari menjual secara borongan sampai pergi ke daerah-daerah lainnya, namun hasilnya tidak kunjung memuaskan. “Hasilnya sama saja tidak banyak bahan batu laku. Saya sudah ke Curup, Bengkulu, dan Empatlawang tapi minim yang beli bahan batu akik. Mungkin karena musim batu akik mulai surut,” katanya. #kur

x

Jangan Lewatkan

Walikota Linggau Ancam Pecat Kepala Puskesmas

Lubuklinggau, BP Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengancam akan memecat kepala Puskesmas yang tersedar di delapan kecamatan jika ...