Home / Sumsel / Lubuklinggau / Bentuk Timsus Penyaluran Bantuan

Bentuk Timsus Penyaluran Bantuan

Lubuklinggau, BP
Dinas Sosial (Dinsos) Lubuklinggau akan membentuk tim khusus (Timsus) guna melakukan pengecekan soal program bantuan yang disalurkan pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu atau miskin apakah sudah tepat sasaran penyalurannya atau tidak.

“Seperti kartu sakti yang digelontorkan pemerintah. Kita harapkan dengan validasi data PKH, data itu kita input dan kroscek ulang dari Bapeda dan BPS. Sehingga kesan dengan kata hiasan tidak terulang lagi,” kata Sekretaris Dinsos Lubuklinggau Indra Syafe’i kepada wartawan.

Menurutnya, langkah itu terkait temuan satu keluarga miskin pasangan Amir Hamzah (50) dan Inarwani (45), warga Gang Serumpun, Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Barat II yang tinggal digubuk kayu di tengah area sawah bersama enam anaknya. “Dinsos memberi raskin berdasar data tingkat RT, Lurah, dan Camat. Kita akan bentuk tim mengecek bantuan tepat sasaran atau tidak,” ujarnya.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Dinsos Lubuklinggau Yuda Gunta Dera menjelaskan jumlah kepala keluarga (KK) tergolong miskin di Lubuklinggau berdasar validasi di 2014 terdapat 2.986 KK. “Kategorinya melihat lantai rumah, tanah, semen, keramik, mata pencaharian, berapa penghasilan sebulan, anak berapa dan berapa kali makan daging dan ayam dalam satu bulan,” bebernya.

Dari jumlah 2.986 KK tergolong miskin tersebut, wilayah paling banyak diwilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur II yang mencapai 536 KK. Sedangkan paling sedikit yakni diwilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur I sekitar 169 KK. “Wilayah yang cukup banyak angka kemiskinannya sebagian besar mereka buruh, ada yang tidak punya mata pencaharian,” jelasnya.

Sementara itu hari ini, bantuan terus mengalir ke keluarga pasangan Amir Hamzah dan Inarwani, warga miskin yang tinggal di dirumah gubuk kayu bersama dengan 6 anaknya. Sejumlah elemen masyarakat dan komunitas sosial yang menggalang bantuan via media sosial (Medsos) ikut turun langsung memberikan bantuan beruapa uang Rp1.200.000.

Termasuk Dinsos Lubuklinggau, yang menyerahkan bantuan berupa terpal, peralatan masak dan makanan seperti dencis dan mie instan. Dinsos juga akan membangunkan rumah bagi keluarga miskin tersebut lewat program bedah rumah. Dan akan dianggarkan lewat APBD di 2016. #kur

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pisang Bertandan Tiga, Empat Jantung Jadi Tontonan Warga

Lubuklinggau, BP —  Warga sekitar Gang Makruf, RT 04, Kelurahan Bandung Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I heboh. Pasalnya, pohon pisang ...