Home / Sumsel / Muratara / Mura Rencanakan Pilkades Serentak

Mura Rencanakan Pilkades Serentak

 

Muarabeliti, BP

Setelah dianggap berhasil menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) dengan sistem evoting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas (Mura) melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) akan menggelar pilkades serentak. Pilkades serentak ini sistemnya hampir sama dengan Pemilukada serentak.

Kepala Tata Pemerintahan (Tapem) Rehal Ikhmal mengakui Pemkab Mura melalui BPMPD merencanakan menggelar pilkades serentak tahun 2015 ini. “Benar ada rencana akan menggelar pilkades serentak tahun 2015 ini,”ungkapnya.

Dikatakannya pilkades serentak ini sistemnya hampir sama dengan pilkada serentak. Artinya bagi kades yang jabatannya masih lama disesuaikan. Maksudnya pilkades serentak akan dilaksanakan secara bertahap kalau jadi dilaksanakan.

Namun saat ini untuk melaksanakan pilkades serentak ini memerlukan payung hukum. “Raperdanya masih digodok di Bagian Hukum, belum diajukan ke legislatif untuk dibahas,” paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk lebih jelasnya tanyakan langsung ke Kepala BPMPD, karena dia yang lebih mengetahui.

“Silakan tanyakan langsung ke Kepala BPMPD karena dia lebih mengetahui,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BPMPD Dian Chandera ketika dihubungi melalui ponsel sedang menuju ke Jakarta. Dan meminta masalah ini ditanyakan langsung ke Kabid Pemerintahan Desa.

“Coba tanyakan saja langsung ke Kabid Pemerintahan Desa,”anjurnya.

Terpisah, Asisten I Tata Pemerintahan Ali Sadikin tidak menampik bahwa Pemkab Mura merencanakan pilkades serentak. Kemungkinan pilkades serentak tersebut akan dilaksanakan tahun 2016 mendatang. Kenapa belum dilaksanakan tahun 2015 ini, penyebabnya saat ini raperdanya masih dibahas dan disesuaikan dengan UU Pilkada serentak. Dan lagi saat ini masih tahapan pemilukada serentan.#wan

x

Jangan Lewatkan

Dua Bakades Tak Ikut Pilkades Serentak

Muratara, BP Dua bakal calon kepala desa (bacakades) dipastikan tidak akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa. Ini disebabkan, satu orang ...