Home / Headline / Karena Uang Kontrakan, PSK Dianiya Pasangan Kumpul Kebo

Karena Uang Kontrakan, PSK Dianiya Pasangan Kumpul Kebo

Palembang, BP

BP/RIO ADI PRATAMA MELAPOR-Julaila, korban penganiayaan oleh pacarnya sendiri saat melapor, di Mapolsek Sukarami Palembang, Minggu (2/8).

BP/RIO ADI PRATAMA
MELAPOR-Julaila, korban penganiayaan oleh pacarnya sendiri saat melapor, di Mapolsek Sukarami Palembang, Minggu (2/8).

Tak terima atas penganiayaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri, Julaila alias Juliah (27), seorang wanita yang sehari-hari bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK), mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Mapolsek Sukarami Palembang, Minggu (2/8).

Kedatangan korban, yang tinggal mengontrak di Jalan Pengadilan Tinggi, Komplek Pulo Gadung, Blok M, RT 55 RW 11, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang–alang Lebar (AAL) Palembang, untuk melaporkan pacarnya atas nama Erwin (35) agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saya disudut pakai putung rokok di paha kiri, ditendang, dipukul kepala saya menggunakan batu, kemudian diinjak hingga sesak, karena uang pembayaran kontrakan kurang Rp200 ribu Pak,” ujar Juliah, dihadapan petugas saat membuat laporan polisi.

Diceritakan korban, kejadian tersebut dialami di kontrakannya, Sabtu (1/8), sekitar pukul 16.45. Setelah peristiwa tersebut, dirinya pun langsung melarikan diri dari kontrakannya dengan diantar tukang ojek di kawasan tempat ia tinggal.

“Jadi sewa kontrakan itu sudah habis, tetapi saat untuk membayarnya saya belum punya uang, melainkan baru menyimpan Rp200 ribu. Tiba-tiba pacar saya ini marah dan menyuruh saya mencari kekurangannya,” katanya.

Tak terima dengan perkataan tersebut, sambungnya, pelaku yang tidak memiliki pekerjaan tersebut langsung menyudutkan rokok yang sedang ia hisab ke paha korban bagian kiri. Setelah itu baru menganiaya dirinya hingga menginjak sampai sesak.

Masih dikatakan janda memiliki satu anak ini, dirinya sudah sebulan kumpul kebo dengan terlapor itu di kontrakan milik Pak Heri tersebut. Bahkan, ia dengan terlapor sudah menjalani hubungan berpacaran selama dua tahun.

“Saya kenal dengan terlapor saat bekerja di Sungai Lilin. Bahkan, aku harus bekerja sebagai PSK di sebuah warung tuak karena dia ini lah Pak,” jelasnya sembari meneteskan air mata.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah membenarkan, adanya peristiwa tersebut. Laporan korban juga sudah diterima petugas SPK Mapolsek Sukarami Palembang.

“Saat ini korban sudah dirujuk dulu untuk visum. Menurut korban, pelaku masih ada di rumah sehingga anggota segera mengejar pelaku agar tidak lari,” singkat Nurhadiansyah.

#rio

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...